Pantau Flash
Juan Cuadrado Perpanjang Kontrak Bersama Juventus hingga 2022
Terduga Pembobol Bank DKI Bertambah Jadi 41 Orang
Resmi! Bamsoet Nyatakan Maju Tantang Airlangga di Munas Golkar
UMK Kabupaten Karawang Lampaui UMP DKI Jakarta
Jokowi: Stop Belanja Alutsista Hanya Berorientasi Proyek

China Siap Operasikan Bandara Baru Seluas 97 Lapangan Sepakbola

Headline
China Siap Operasikan Bandara Baru Seluas 97 Lapangan Sepakbola Pemandangan udara dari Bandara Internasional Beijing Daxing. (Foto: Reuters)

Pantau.com - China siap untuk membuka mega-bandara baru di selatan Beijing, menjelang peringatan ke-70 Republik Rakyat China. Bandara yang diberi nama Internasional Beijing Daxing (PKX) itu digadang akan menjadi pusat penerbangan tersibuk kedua di dunia. 

Menurut media pemerintah China, Bandara PKX akan melakukan penerbangan komersial pertamanya pada 20 September 2019. Penyewa utama China Southern berencana untuk menggunakan Airbus A380, pesawat terbesar di dunia, untuk perjalanan perdananya.

Bandara Daxing tersebut sangat dinanti-nantikan. Sebab Bandara Internasional Ibukota Beijing (PEK) saat ini telah mencapai kapasitas penuh, sehingga hampir tidak mungkin untuk menambah jumlah penerbangan.

Baca juga: Catat Sejarah! Kenya Jadi Pengekspor Minyak ke China

Diberitakan oleh CNN bahwa pada 2018, lebih dari 100 juta pelancong melewati tiga terminalnya - menjadikan PEK bandara kedua di dunia yang melewati tonggak lalu lintas penumpang, setelah Hartsfield-Jackson Atlanta.

China diproyeksikan akan melampaui Amerika Serikat sebagai pasar perjalanan udara terbesar di dunia pada tahun 2022.

Pembangunan Bandara Daxing disebut mencapai 11,5 miliar dolar dimulai sejak 2014 dengan lebih dari 40 ribu pekerja berada di lokasi. Bandara itu dirancang oleh almarhum arsitek Zaha Hadid dan mitra-mitra Cina-nya. 


Pemandangan udara dari Bandara Internasional Beijing Daxing. (Foto: Istimewa/Getty Images)

Fasilitas yang tersedia berupa empat landasan pacu dan terminal seukuran 97 lapangan sepakbola serta layanan pelanggan robot yang akan memberi wisatawan pembaruan penerbangan dan informasi bandara.

Target operasional awal adalah untuk menampung 72 juta penumpang dan 2 juta ton kargo setiap tahun pada tahun 2025. Master plan yang ambisius itu menyerukan pembangunan total tujuh landasan pacu dan memindahkan setidaknya 100 juta penumpang dan 4 juta ton kargo. 

Bandara itu dijuluki "bintang laut" oleh media Tiongkok karena bentuknya dari lima jalan yang terhubung ke aula utama. Tujuannya untuk mengurangi jalan kaki bagi para penumpang.

Baca juga: Penjualan Robot Industri di Tahun 2018 Catat Rekor, China Masi yang Pertama

Otoritas bandara telah menjanjikan jarak tidak lebih dari 600 meter - sekitar delapan menit berjalan kaki - antara pos pemeriksaan keamanan dan gerbang terpencil.

Kekhawatiran penumpang lainnya adalah lokasi Daxing. Letaknya di ujung selatan Beijing, kota yang terkenal macet. Bandara baru ini sekitar 50 kilometer dari pusat kota, dan bahkan lebih jauh dari distrik bisnis utama di timur dan utara.

Meski begitu, penumpang tetap mudah menuju bandara dengan menggunakan layanan antar kota dan kereta ekspres pusat kota ke bandara yang semuanya berhenti tepat di bawah terminal. Kereta ekspres bandara, yang melaju dengan kecepatan tertinggi 160 kilometer per jam itu digadang bisa membawa penumpang dalam waktu kurang dari 20 menit ke bandara.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Lilis Varwati
Category
Internasional

Berita Terkait: