Forgot Password Register

Curigai Aliran Dana Gelap, AS Sanksi Dua Perusahaan IT Korea Utara

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Menteri Keuangan AS, Steve Mnuchin (Foto: Instargam/Steve Mnuchin) Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Menteri Keuangan AS, Steve Mnuchin (Foto: Instargam/Steve Mnuchin)

Pantau.com - Amerika Serikat telah memberlakukan sanksi terhadap dua perusahaan teknologi informasi yang dikendalikan Korea Utara berbasis di China dan Rusia, menuduh mereka memindahkan dana gelap ke Korea Utara.

"Langkah-langkah ini bertujuan untuk menghentikan aliran pendapatan gelap ke Korea Utara dari para pekerja teknologi informasi di luar negeri yang menggunakan identitas mereka dan bersembunyi di belakang perusahaan-perusahaan fiktif , alias, dan warga-warga negara ketiga," kata Menteri Keuangan Steve Mnuchin.

Baca juga: Bukan Korsel! Bisnis Operasi Plastik Paling Pesat Ada di Negera Ini

Departemen tersebut menetapkan China Silver Star yang berbasis di China, CEO-nya di Korea Utara Jong Song Hwa dan perusahaan afiliasinya yang berbasis di Rusia, Volasys Silver Star sebagai perusahaan fiktif tersebut.

Sanksi diberlakukan pada saat AS meneruskan tekanan pada pemerintah Korea Utara dalam negosiasinya untuk denuklirisasi Semenanjung Korea.

"Amerika Serikat akan terus memberlakukan sepenuhnya sanksi sampai kami mencapai denuklirisasi Korea Utara secara final sepenuhnya diverifikasi," pungkasnya. 

Share :
Komentar :

Terkait

Read More