Pantau Flash
Kemenhub Tindak Lanjuti Pelanggaran Garuda Indonesia
Indonesia Masih Kalah dari Thailand dan Vietnam Soal Produksi Mobil Listrik
33 Orang Dieksekusi Cambuk di Aceh, Ada yang Dihukum 100 Kali karena Zina
Miliki Strategi Pengembangan SDM, Pupuk Indonesia Raih Penghargaan
Pencopotan Dirut Garuda Tak Pengaruhi Angkutan Natal dan Tahun Baru

Dermatitis Atopik Lebih Rentan Pada Anak Usia 1-5 Tahun, Kenapa?

Dermatitis Atopik Lebih Rentan Pada Anak Usia 1-5 Tahun, Kenapa? Dermatitis Atopik yang menyerang anak-anak. (Foto: Shutterstock)

Pantau.com - Dermatitis Atopik Lebih Rentan Pada Anak Usia 1-5 Tahun, Kenapa?

Dermatitis Atopik (DA) atau eksim atopik memang bisa menyerang siapa pun yang memiliki genetik DA dari keturunan. Seseorang yang memang diwarisi gen DA oleh orang tuanya harus menanggung seumur hidup kemungkinan terserang eksim atopik kapan pun. 

Meski begitu, berdasarkan data dari world allergy organization pada 2018 disebutkan bahwa anak usia 1 hingga 5 tahun lebih rentan terkena atopik daripada orang dewasa. Prevalensi penderita DA pada anak sebesar 5-30 persen sedangkan dewasa sebesar 1-10 persen dari populasi di dunia. 

Baca juga: Awas! Kenali Gejala Eksim Atopik, Penyakit Genetik Seumur Hidup

Dokter spesialis kulit dr. Anthony Handoko menjelaskan hal itu wajar karena saat usia 1-5 tahun kulit manusia masih mengalami perkembangan. 

"Secara medis, internal kulit banyak yang berubah saat usia 1 sampai 5 tahun," kata Anthony saat seminar media di kawasan Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (14/8/2019). 

Salah satu pemicu atopik kambuh merupakan akibat suhu panas juga paparan debu. Anthony membenarkan saat anaknya usia balita, orang tua cenderung lebih protektif menjaga anaknya. 

Meski demikian, Anthony juga mengatakan bahwa usia 1-5 tahun juga merupakan usia aktif seorang anak mulai menggunakan saraf motoriknya. Sehingga besar kemungkinan pula untuk terpapar dengan kontak dari luar. 

"Seorang anak yang memang punya bakat atopik dari orang tua, semakin banyak kontak akan semakin banyak terpapar oleh faktor atopik. Benar orang tua akan semakin menjaga lebih, tapi itu adalah fase bermain anak," ucapnya. 

Baca juga: Apa yang Terjadi Jika Produk Perawatan Kulit Wanita Dipakai Pria?

Berbeda dengan balita, orang yang memiliki gen DA, saat remaja biasanya akan terserang atopik ketika mengalami stres dan terlalu banyak melakukan aktivitas di luar ruangan. 

"Stres emosional. Pada saat remaja biasanya daya tahan menurun karena kebanyakan aktivitas di luar dan kontak. Dan rata-rata faktor pemicu tersebut yang lebih banyak terpapar," jelasnya. 

Tim Pantau
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Penulis
Lilis Varwati
Category
Ragam