Pantau Flash
PSG Tolak Tawaran Barcelona untuk Neymar
Amnesty International Desak Presiden Jokowi Ambil Alih Kasus Novel
BPPT: Gempa Megathrust Magnitudo 8,8 Berpotensi di Selatan Pulau Jawa
Wadah Pegawai KPK Kecewa dengan Hasil Investigasi TPF Kasus Novel
Penyuap Romahurmuziy Dituntut 3 Tahun Penjara dan Ditolak Jadi JC

DKPP Copot 2 Komisioner dari Jabatannya, DPR: Tamparan Buat KPU!

Headline
DKPP Copot 2 Komisioner dari Jabatannya, DPR: Tamparan Buat KPU! ilustrasi (Foto: Pantau.com/Yusuf Fadillah)

Pantau.com - Wakil Ketua Komisi II di DPR RI Mardani Ali Sera turut berkomentar menanggapi terkait dua komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) yakni Ilham Saputra dan Evi Novida Manik yang dicopot oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dari jabatannya.

Mardani mengatakan, bahwa pencopotan tersebut merupakan tamparan keras buat KPU agar lebih berhati-hati lagi dalam melaksanakan tugasnya.

"Ini tentu peringatan, tamparan juga boleh kepada bagi KPU pusat agar lebih hati-hati," ujar Mardani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 11 Juli 2019.

Baca juga: DKPP Copot Jabatan Komisioner Ilham Saputra dari Ketua Divisi Teknis 

Menurut Mardani, adanya pencopotan dua komisioner KPU ini menunjukkan bahwa tidak ada institusi yang dominan dan tak bisa diganggu. KPU sebagai lembaga independen pun diawasi oleh DKPP.

"Pertama inilah indahnya demokrasi di Indonesia, betapa tidak ada satu pun institusi yang dominan, KPU punya otoritas besar tapi yang awasi adalah DKPP. Kami apresiasi pada DKPP yang udah keluarkan putusan yang tegas, sebetulnya bukan komisoner-nya yang digugurkan tapi tugasnya di divisi yang bersangkutan yang digugurkan dan harus diganti yang lain," ungkapnya.

Saat disinggung apakah adanya peristiwa pencopotan ini akan mengganggu kinerja KPU ke depan terlebih di depan akan dihadapkan Pilkada 2020, Mardani menjawab diplomatis.

"Yang jelas KPU itu kolektif dan kolegial, dari tujuh kalau dua tidak jadi ketua divisi, biasanya digantikan sekretariat jenderal, salah satu dari sekretariat jenderal naik untuk jadi Plt dan organisasi berjalan seperti biasa," tandasnya.

Baca juga: KPU Gunakan Sistem e-Voting di Pilkada 2020? 

Sebelumnya, DKPP memerintahkan KPU untuk memberhentikan Ilham Saputra dari jabatan Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan dan Logistik karena melanggar kode etik terkait pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI.

Dalam dokumen putusan DKPP Nomor: 61-PKE-DKPP/IV/2019 yang diunggah dalam situs resmi DKPP, Rabu, 10 Juli 2019, kader Partai Hanura Tulus Sukariyanto mengadukan staf Sekretariat KPU RI Indra Jaya, Kasubbag PAW dan Pengisian DPR, DPD dan DPRD Wilayah 2 Sekretariat KPU RI Novayani serta Komisioner KPU RI Ilham Saputra.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Sigit Rilo Pambudi
Reporter
Bagaskara Isdiansyah
Category
Nasional

Berita Terkait: