Pantau Flash
Jokowi kepada Seluruh Kementerian: Belanjakan DIPA 2020 Secepat-cepatnya
Timnas U-22 Indonesia Terancam Tanpa Pemain Senior di SEA Games 2019
YLKI Desak Anies Baswedan Atur Keberadaan Otopet Listrik
Puan: Brimob Harus Makin Galak dengan Terorisme!
Penerimaan Bea Keluar Nikel Ekspor Melonjak Akibat Larangan Ekspor

Dovizioso Sebut Situasi Zarco di KTM Sangat Aneh

Dovizioso Sebut Situasi Zarco di KTM Sangat Aneh Johann Zarco. (Foto: Autosport)

Pantau.com - Pembalap Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso, angkat bicara soal masalah yang tengah dialami Johann Zarco di KTM. Ia menyayangkan nasib Zarco yang tampak cukup tragis di KTM, karena menurutnya Zarco salah satu pembalap hebat di MotoGP.

Perjalanan karir Zarco selama di KTM tak berjalan mulus. Menjalani debut di pabrikan asal Austria itu, Zarco tampak kesulitan untuk beradaptasi. Lantas penampilan yang kurang apik terus ditunjukkannya sepanjang musim ini.

Baca juga: KTM: Posisi Johann Zarco Digantikan Mika Kallio hingga Akhir Musim

Kondisi ini jauh berbeda dengan pemandangan yang terlihat pada musim-musim sebelumnya, di mana Zarco mengendarai motor Yamaha. Di tim satelit itu Zarco kerap kali naik di atas podium.

“Saya tidak tahu detail KTM. Saya pikir transisi dari Yamaha ke KTM sangat besar. Itu normal, itu bisa terjadi. Tapi, menjadi sangat tidak biasa dan aneh ketika melihat seorang pembalap mengalami kesulitan besar," kata Dovizioso seperti dikutip dari Speedweek, Jumat (20/9/2019).

"Dia tidak bisa memperbaiki situasinya. Tapi tentu, ada alasan yang mereka ketahui. Dari luar sangat sulit menganalisis dan mengatakan sesuatu tentang itu,” tambah pria asal Italia itu.

Baca juga: Ini Target Johann Zarco Jika Gagal Dapat Tim Musim Depan

Melihat nasib Zarco yang tak baik di KTM, Dovizioso mengaku terkejut. Ia sendiri pernah mengalami kesulitan saat harus berpindah tim, tetapi kondisinya tak pernah berjalan lama.

“Saya pikir Zarco merupakan talenta hebat. Dia menunjukkannya setahun sebelumnya dengan Yamaha. Dia sangat cepat dan dia mengendarai dengan cara yang sama sekali berbeda dari pembalap pabrik dan kadang-kadang sedikit lebih cepat. Dia tentu memiliki bakat, tetapi ketika perasaannya tak baik, semuanya akan sulit,” lanjutnya.

"Saya telah berpindah ke tiga pabrikan dalam karier saya. Setiap pabrikan memiliki karakteristik yang sangat berbeda, tetapi masing-masing pembalap menanganinya dengan cara yang berbeda. Ketika saya beralih dari Honda ke Yamaha, saya tampil bagus di banyak balapan. Saat itu, motornya sangat stabil, bukan yang tercepat dan terbaik, tetapi sangat konsisten. Saya beradaptasi sangat cepat," tukasnya.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Tatang Adhiwidharta
Category
Olahraga

Berita Terkait: