Pantau Flash
Jubir KPK: Tak Ada Ketentuan Pimpinan Harus Perwakilan Institusi Tertentu
Sabu 2 Gram yang Baru Dibeli Nunung Masih Belum Ditemukan
JK Isyaratkan Gerindra Lebih Baik Jadi Oposisi Demi Keseimbangan
Unggul Head to Head dengan Li/Liu, Minions Ogah Pandang Remeh
Tolak Pinangan Barca dan PSG, De Ligt: Saya Mengagumi Juventus

Faldo Maldini Sepakat dengan JK Tentang Ahok, Maksudnya?

Headline
Faldo Maldini Sepakat dengan JK Tentang Ahok, Maksudnya? Faldo Maldini (Foto: Pantau.com/Lilis Varwati)

Pantau.com - Juru debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Faldo Maldini, sependapat dengan Ketua Dewan Penasihat TKN Jusuf Kalla (JK) yang melarang Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok masuk timses Jokowi-Ma'ruf.

Meski kini Ahok telah resmi menjadi kader PDIP, Faldo menilai saat ini Ahok lebih baik menepi dahulu dari panggung politik.

"Saya cukup setuju dengan JK. Intinya Pak Ahok istirahat dulu lah, tarung mulu capek nanti," katanya ditemui di kawasan Juanda, Jakarta Pusat, Rabu (13/2/2019).

Baca juga: JK Sarankan Ahok Tak Buru-buru Kembali Berpolitik, Kenapa?

Ia mendoakan agar Ahok bisa lebih menikmati waktunya pasca keluar dari pencara.

"Ya, mudah-mudahan Pak Ahok memiliki waktu yang banyak untuk menikmati kesempatan setelah keluar," ucapnya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Jusuf Kalla, meminta Basuki Tjahaja Purnama untuk menikmati masa kebebasaannya terlebih dahulu sebelum mulai kembali berpolitik. 

"Ya lebih baik situasi seperti inilah, tenang-tenanglah Pak Ahok. Jadi ya jalan-jalan dulu, atau apa, karena dia, Ahok kan sudah empat kali pindah partai juga," kata JK di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Selasa (12/2/2019).

Baca juga: JK: Ahok Jangan Gabung ke TKN Jokowi-Ma'ruf

JK pun menyarankan agar anggota lain TKN tidak menyarankan Ahok untuk masuk ke dalam tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf karena dapat berimbas pada menurunnya elektabilitas Jokowi sebagai capres petahana.

"Lebih baik (Ahok) tenang-tenang, toh Pemilu dua bulan lagi, juga efeknya tidak akan banyak," tambahnya.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Adryan Novandia
Reporter
Lilis Varwati
Category
Nasional

Berita Terkait: