Pantau Flash
Terang-terangan Bappenas Minta Fesyen Tanah Air Saingi Uniqlo
Ganjar Minta ASN Jateng Penganut Paham Radikal Segera Mengundurkan Diri
Kena PHP Donald Trump, Huawei Putuskan PHK Karyawan di AS
PN Jaksel Tolak Gugatan Perdata Kasus Pelecehan Seksual di JIS
Produk Kertas RI Melenggang Bebas dari Bea Masuk Anti-Dumping Korsel

JK Sarankan Ahok Tak Buru-buru Kembali Berpolitik, Kenapa?

JK Sarankan Ahok Tak Buru-buru Kembali Berpolitik, Kenapa? Jusuf Kalla (Foto: Pantau.com/Ratih Prastika)

Pantau.com - Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Jusuf Kalla, Basuki Tjahaja Purnama untuk menikmati masa kebebasaannya terlebih dahulu sebelum mulai kembali berpolitik. 

"Ya lebih baik situasi seperti inilah, tenang-tenanglah Pak Ahok. Jadi ya jalan-jalan dulu, atau apa, karena dia, Ahok kan sudah empat kali pindah partai juga," kata JK di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Selasa (12/2/2019).

Baca juga: JK: Ahok Jangan Gabung ke TKN Jokowi-Ma'ruf

JK pun menyarankan agar anggota lain TKN tidak menyarankan Ahok untuk masuk ke dalam tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf karena dapat berimbas pada menurunnya elektabilitas Jokowi sebagai capres petahana.

"Lebih baik (Ahok) tenang-tenang, toh Pemilu dua bulan lagi, juga efeknya tidak akan banyak," tambahnya.

Baca juga: Ahok Jadi Kader PDIP, Ahokers Dipastikan Tak Golput

Kebebasan Ahok yang hanya beberapa bulan sebelum Pilpres 2019, menurut JK, dapat berpengaruh pada perolehan suara Jokowi-Ma'ruf. Menurutnya, kelompok masyarakat yang betul-betul memperhatikan kasus penistaan agama oleh Ahok, akan enggan memilih Jokowi di Pilpres.

"Tentu ada yang nambah, ada yang tergerus. Bagi Ahoker, tentu mungkin menambah. Tapi bagi yang konsisten dengan apa yang terjadi kepada Ahok, tentu tidak mau milih (Jokowi-Ma'ruf)," jelasnya.

Share this Post:
Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Adryan Novandia
Category
Nasional

Berita Terkait: