Pantau Flash
Tumbangkan Moekoena, Daud Yordan Juara Dunia Kelas Ringan
Dua Orang Terduga Teroris Ditangkap di Medan
Fakhri Husaini Bantah Pamit dari Timnas U-19
Bom Mobil Terjang Demonstrasi Anti Pemerintah di Irak, 4 Orang Tewas
Menangi Perang Saudara, Ginting ke Final Hong Kong Open 2019

Gara-gara Banyak Warga Buang Bangkai Babi ke Sungai, Edy Sampai Buat Pergub

Gara-gara Banyak Warga Buang Bangkai Babi ke Sungai, Edy Sampai Buat Pergub Puluhan bangkai babi ditemukan mengambang di aliran Sungai Bederah, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Sumatera Utara. (Foto: Antara/Nur Aprilliana Br Sitorus)

Pantau.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) akan mengeluarkan surat Peraturan Gubernur (Pergub) dalam penanganan penemuan ribuan ekor babi mati di aliran sungai di Sumut.

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi mengatakan, salah satu isi Pergub adalah mencegah orang membuang bangkai babi ke sungai.

"Orang yang membuang bangkai babi ke sungai, mungkin tak mengerti dampak buang babi ke sungai. Untuk itu kita akan keluarkan surat kepada masyarakat," kata Edy di Medan, Kamis (7/11/2019).

Baca juga: Terkuak! Ternyata Hal Ini yang Buat Ribuan Bangkai Babi Ditemukan di Medan

Ia menyebutkan, nantinya akan mengeluarkan surat imbauan kepada masyarakat untuk tidak mencemari sungai dengan segala jenis sampah.

Karena, menurutnya selama ini masyarakat belum terlalu paham tentang bahaya membuang bangkai di sungai. Selain mencemari lingkungan, bakteri dari bangkai yang dibuang ke sungai juga sangat berbahaya bagi kesehatan.

Adapun pergub yang disiapkan, tambahnya akan diterbitkan setelah masyarakat memang masih tetap membandel membuang bangkai atau sampah ke sungai. Beleid ini nantinya akan berisi aturan main termasuk pemberian sanksi kepada pelaku pembuangan bangkai atau sampah ke sungai.

Baca juga: Timbulkan Bau Menyengat, Puluhan Bangkai Babi Ditemukan di Sungai Medan

“Setelah nanti dikeluarkan Pergub, nanti baru ada sanksi. Kalau masih bisa kita peringatkan, kenapa kita harus berikan sanksi,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, tercatat sebanyak 4.682 ekor babi mati diduga akibat virus Hog Cholera di 11 Kabupaten/Kota di Sumut.


Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - TIH
Category
Nasional

Berita Terkait: