Forgot Password Register

Headlines

Habib Bahar Jadi Tersangka: GNPF-Ulama, FPI, PA 212 Nilai Polisi Tebang Pilih

Habib Bahar Jadi Tersangka: GNPF-Ulama, FPI, PA 212 Nilai Polisi Tebang Pilih Konpers tentang penetapan tersangka Habib Smith (Foto: Pantau.com/Bagaskara Isdiansyah)

Pantau.com - Habib Bahar bin Smith telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan ujaran kebencian terhadap Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Menanggapi hal itu, GNPF-Ulama, FPI, dan PA 212 kompak menyebut polisi terkesan tebang pilih dalam menangani kasus yang melibatkan tokoh islam.

"Bahwa sehubungan dengan pemeriksaan dan penjatuhan status tersangka atas Habib Bahar bin Smith, polisi bertindak sigap dan cepat manakala yang dianggap sebagai pelakunya adalah ummat islam dan para tokohnya. Sebaliknya, jika pelakunya adalah nonmuslim atau mereka yang mendukung penguasa, polisi terkesan lambat bahkan mengabaikan proses yang seharusnya ditempuh," ujar Ketua GNPF-ulama Yusuf Muhammad Martak dalam jumpa pers di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (7/12/2018).

Baca juga: Siapakah Habib Bahar bin Smith?

Yusuf mengatakan, hal tersebut menunjukkan permasalahan hukum di Indonesia saat ini sangat mengkhawatirkan. Menurutnya, beberapa tokoh seperti Habib Rizieq Shihab, Buni Yani dan lainnya secara cepat diproses hukum, sementara yang lain seperti kasus Ade Armando, dan Sukmawati Soekarno Putri hingga Permadi Arya urung diproses.

"Bahwa perlakuan diskriminatif merupakan tindakan diskriminasi yang nyata, yang bertentangan dengan UUD 1945. Hal ini jelas menjadi paradoks ketika pihak yang melakukan diskriminasi justru menuduh dan memberlakukan UU anti diskriminasi kepada pihak yang justru adalah korban diskriminasi," tuturnya.

Untuk itu dirinya menegaskan bahwa GNPF ulama, FPI, PA 212 menyerukan agar hukum dikembalikan fungsinya sebagaimana mestinya.

Baca juga: Habib Bahar Resmi Jadi Tersangka, Gerindra Minta Polisi Profesional dan Adil

"Kepolisian RI harus bertindak harus bertindak profesional dan proposional sesuai UU dan ketentuan yang berlaku," tutupnya.

Sebelumnya Pendakwah sekaligus tokoh Front Pembela Islam (FPI) Habib Bahar bin Smith ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus ujaran kebencian terhadap Presiden Jokowi dalam ceramahnya beberapa waktu lalu.

Penetapan tersangka itu setelah polisi memeriksa selama kurang lebih sebelas jam. Selain itu, dalam pemeriksaan tim penyidik melontarkan sebanyak 29 pertanyaan kepada Habib Smith terkait kasus tersebut.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More