Pantau Flash
Prabowo: Rencana Pemindahan Ibu Kota Sudah Digodok Gerindra Sejak 2014
Anies Pastikan Pemprov DKI Lepas Saham di Perusahaan Bir Tahun Depan
Pemindahan Ibu Kota, Sri Mulyani: Kami Tidak Masukkan ke RAPBN 2020
Dua Kali Tertinggal, Madura United Tahan Imbang Persija 2-2
Zakir Naik Dipanggil Polisi Malaysia Terkait Berita Hoax dan China

Indonesia Bakal Pindah Ibu Kota? Ini 5 Negara yang Sudah Lebih Dulu

Indonesia Bakal Pindah Ibu Kota? Ini 5 Negara yang Sudah Lebih Dulu Ibu Kota Brasilia. (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Wacana untuk memindahkan ibu kota Indonesia kini terus menjadi perbincangan. Presiden Joko Widodo memastikan ibu kota negara Republik Indonesia akan pindah ke Kalimantan.

Jokowi mengatakan, pemindahan ibu kota merupakan visi misi ke depan dari Indonesia sendiri. Kendati begitu, ia mengatakan seluruh pihak masih terus mengkaji pemindahan itu.

Pemindahan ibu kota sendiri ternyata bukanlah hal baru, di beberapa negara sudah banyak dilakukan pemindahan ibu kota dengan berbagai alasan.

Berikut 5 ibu kota negara yang dibangun dari awal dirangkum Pantau.com dari berbagai sumber:

1. Brasil

Ibu Kota Brasilia. (Foto: Pixabay)

Pemerintah Brasil membanguan Kota Brasilia yang menjadi ibu kota pada 21 April 1960. Kota ini sengaja dibangun untuk menggantikan Rio de Janeiro yang padat dan sangat macet. Alasan lain pemindahan ibu kota itu karena bangunan pemerintahan di sana terletak berjauhan.

Kota Brasilia dirancang oleh Lucio Costa dan Oscar Niemeyer pada 1956 dan lanskap kota yang ditangani oleh Roberto Burle Marx. Kota ini masuk ke dalam daftar situs warisan dunia UNESCO pada tahun 1987.

Baca juga: 5 Desa Paling Angker di Indonesia, Ada yang Diyakini sebagai Kota Atlantis

2. Canberra

Ibu Kota Canberra. (Foto: Pixabay)

Bukan Sydney atau Melbourne, melainkan Canberra yang dipertimbangkan sebagai ibu kota Australia. Canberra yang berjarak 280 kilometer dari Sydney dan 660 kilometer dari Melbourne secara formal dibentuk pada tahun 1913.

Canberra kerap disebut the bush capital karena lokasinya dikelilingi hutan pegunungan di pedalaman, tidak di pesisir seperti lokasi kota besar lainnya di Australia. Canberra adalah rumah bagi pengadilan tinggi federal, sejumlah monumen, galeri nasional, perpustakaan nasional, serta kantor kedutaan besar negara sahabat termasuk Indonesia. 

3. Islamabad

Ibu Kota Islamabad. (Foto: Pixabay)

Ibu kota Islamabad dibangununtuk menonjolkan keberagaman bangsa tersebut pada tahun 1959, yang menggantikan Karachi, ibu kota Pakistan. 

Islamad dengan wilayah yang bersih, luas, serta banyak lahan hijau ini kemudian mulai dibangun pada 1961. Kota yang terkenal dengan Taman Nasional Margala Hills dan Taman Shakarparian ini terbagi atas delapan zona, yaitu administrasi, diplomatik, permukiman, pendidikan, industri, perdagangan, serta daerah pedesaan dan ruang terbuka hijau.

Kota ini juga menjadi kota paling mahal di Pakistan dnegan penduduk sebagaian besar adalah warga menengah dan atas.

Baca juga: 5 Negara di Dunia Ini Tak Punya Laut Tapi Miliki Angkatan Laut yang Tangguh

4. Naypidaw

Ibu Kota Naypyidaw. (Foto: Flickr)

Terletak 320 kilometer dari mantan ibu kota Myanmar, Yangon, Naypyidaw ditunjuk sebagai ibu kota pada tahun 2005 silam. Wilayah ini diketahui memiliki luas empat kali lebih besar dari London namun dengan jumlah penduduk yang tidak tinggi.

Letak Naypyidaw relatif berada di tengah-tengah Myanmar sehingga mudah menjangkau wilayah lain seperti negara bagian Shan, Kayah, dan Kayin. Hal ini diyakini jika pemerintah militer berposisi di tempat itu maka akan dengan mudah menangani pemberontakan di ketiga negara bagian itu.

5. Mesir

Piramida di Mesir. (Foto: Pixabay)

Ibu kota Mesir yang baru ditargetkan akan beroperasi pada pertengahan tahun 2020. Namun kabarnya proyek pembangunan ibu kota baru yang bernilai USD58 miliar memiliki luas kota baru mencapai 700 km dan terletak 45 km dari Cairo.

Pemindahan ibu kota dilakukan Pemerintah Mesir dengan tujuan untuk mengurangi kepadanan di Kairo yang sempit.

Calon ibu kota Mesir yang baru nantinya memiliki teknologi maju berada di padang pasir, dengan jalan-jalan lebar, deretan gedung-gedung tinggi, perumahan mewah, dan tanaman hijau subur.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - NPW
Category
Internasional

Berita Terkait: