Pantau Flash
Kalahkan Chelsea di Stamford Bridge, Liverpool Kokoh di Puncak Klasmen
Hasil Balap F1 GP Singapura: Vettel Juara, Hamilton Tak Dapat Podium
Marc Marquez Juara GP Aragon, Gelar Keenam Semakin Dekat
Kalahkan Hendra/Ahsan, Kevin/Marcus Juara China Open 2019
Kalah dari Momota, Ginting Gagal Pertahankan Gelar China Open

Ini 3 Sosok Pembawa Ambulans Partai Gerindra Berisi Batu

Headline
Ini 3 Sosok Pembawa Ambulans Partai Gerindra Berisi Batu Polisi rilis para tersangka kasus mobil ambulans pembawa batu (Foto: Pantau.com/Rizky Adytia)

Pantau.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengamankan lima orang tersangka terkait ambulans berlogo Partai Gerindra yang diamankan lantaran kedapatan membawa batu dalam aksi di depan kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Rabu, 22 Mei 2019.

lima tersangka yang diamankan di antaranya, berinisial I dan O merupakan pengurus partai. Sedangkan, seorang tersangka berinisial Y merupakan sopir dan dua lainnya yakni S dan SGC merupakan simpatisan partai yang berasal dari Riau.

"Untuk tersangka inisial I merupakan sekertaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan O merupakan wakil sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC)," kata Argo di Polda Metro Jaya, Kamis (23/5/2019).

Baca juga: Polisi Sebut Ambulans Gerindra Tasik ke Jakarta Dimodali Ketua DPC 

Mobil ambulans pembawa batu yang diamankan polisi (Foto: Pantau.com/Rizky Adytia)

Namun, Argo mengungkapkan dalam pemeriksaan para tersangka menyebut bahwa tak mengetahui asal-muasal batu yang ditemukan dalam ambulans itu. "Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku tidak tahu ada batu didalam mobil ambulans itu," cetus Argo.

Dari mobil ambulans itu, sambung Argo, pihaknya mengidentifikasi bahwa ambulans berasal dari DPC Partai Gerindra wilayah Tasikmalaya, Jawa Barat.

"Dari hasil pemeriksaan, tersangka (mobil ambulans) berasal dari Tasikmalaya," ucap Argo.

Baca juga: Ini Penjelasan Gerindra Soal Ambulans Isi Batu yang Diamankan Polisi 

Diberitakan sebelumnya, Kadiv Humas Polri Irjen M Iqbal mengatakan, pihaknya sudah menangkap banyak provokator dalam aksi 22 Mei tersebut. Bahkan, lanjut Iqbal, ada mobil ambulans yang diamankan pihaknya.

"Jadi ada mobil ambulans, berlogo partai, tidak usah saya sebutkan partainya. Di dalamnya itu ada batu dan alat-alat," jelasnya di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu, 22 Mei 2019.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Sigit Rilo Pambudi
Reporter
Rizky Adytia Pramana
Category
Nasional

Berita Terkait: