Forgot Password Register

Iran Sebut Pidato Netanyahu Soal Fakta Nuklir Kekanak-kanakan

 Perdana Menteri ISrael Benjamin Netanyahu. (Foto: Reuters/Amir Cohen) Perdana Menteri ISrael Benjamin Netanyahu. (Foto: Reuters/Amir Cohen)

Pantau.com - Wakil Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan tuduhan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bertujuan mempengaruhi keputusan mendatang Presiden AS Donald Trump mengenai kesepakatan nuklir Iran.

"Apa yang kami lihat dari (pernyataan yang disiarkan oleh televisi) Benjamin Netanyahu tak ada apa-apa selain tayangan yang tak masuk akal dan kekanak-kanakan," kata Araghchi kepada Press TV.

Araghchi menambahkan, tuduhan tersebut adalah pengulangan dari pidato Netanyahu dari masa lalu, seperti yang dilaporkan Xinhua.

Baca juga: AS-Arab Saudi 'Mesra', Iran: Timur Tengah Makin Kacau

Ia menegaskan, Netanyahu berusaha mempengaruhi keputusan mendatang Trump mengenai kesepakatan nuklir internasional Iran 2015, atau JCPOA, tapi Teheran siap menghadapi setiap skeanario Trump.

Netanyahu pada Senin mengungkapkan dalam satu taklimat apa yang ia sebut prestasi besar intelijen mengenai program nuklir Iran, beberapa jam setelah pertemuan darurat kabinet.

Baca juga: AS Galang Dukungan Negara Teluk Hadapi Teknologi Nuklir Iran

Dengan salinan ratusan ribu dokumen dan fail digital itu, Netanyahu mengatakan ia memiliki bukti bahwa Iran telah berusaha memperoleh tenaga nuklir bahkan setelah kesepaatan mengekang nuklir pada tahun 2015 lalu.

Kesepakatan nuklir Iran, yang ditandatangani pada Juli 2015, dirancang untuk membatasi program nuklir Iran sebagai imbalan bagi peringanan sanksi internasional atas Iran.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More