Pantau Flash
Seluruh Wartawan Istana Negara Selamat dalam Tragedi Kapal Tenggelam
Kapal yang Ditumpangi Wartawan Istana Negara Tenggelam di Labuan Bajo
IMF: Lesunya Ekspor, Ekonomi Indonesia Miliki Beban di 2020
Awak Kabin Garuda Harapkan Direktur Safety Kembali Diadakan
PPP Sebut Putusan Hakim Tegaskan Romahurmuziy Tak Terima Suap

Jokowi Sebut Oposisi Mulia, Amien Rais: Pak Jokowi Mudeng Demokrasi Ya

Headline
Jokowi Sebut Oposisi Mulia, Amien Rais: Pak Jokowi Mudeng Demokrasi Ya Amien Rais saat memberikan keterangan (Foto: Pantau.com/Bagaskara Isdiansyah)

Pantau.com - Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais memberikan komentar bernada sarkas terkait pernyataan Presiden terpilih Joko Widodo dalam pidatonya yang menyebut bahwa peran oposisi merupakan tugas yang mulia.

Menurutnya, saat ini Jokowi sadar dan mengerti sistem demokrasi.

"Pak Jokowi itu mudeng demokrasi ya," ujar Amien dalam konferensi pers yang ia gelar di Kantor DPP PAN, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (15/7/2019).

Baca juga: Amien Rais Soal Pertemuan Jokowi-Prabowo: 1000 Persen Setuju, tapi...

Kemudian mantan Ketua MPR RI itu menyindir sejumlah elite parpol yang mengemis jabatan kursi menteri kepada Jokowi. Menurutnya, hal itu sangat tak wajar dan menggelikan baginya.

"Ngapain, yang lucu, enggak ditawarin Pak Jokowi tapi ada yang minta-minta. Itu kan aib. Jadi ge-er," ungkapnya.

Sementara ketika disinggung terkait dengan sikap PAN ke depannya, Amien mengimbau sebaiknya PAN mengambil langkah tegas tak bergabung dalam pemerintahan.

"Sama, jangan sampai bergabung (PAN dalam pemerintahan)," tandasnya.

Baca juga: Gerindra Sebut Tak Ada Kesepakatan Apapun saat Pertemuan Prabowo-Jokowi

Sebelumnya diberitakan, Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) menyinggung soal oposisi pada periode kedua pemerintahannya bersama KH Ma'ruf Amin. Dia menyebut, oposisi merupakan pilihan yang mulia.

Namun, dia mengingatkan, jangan sampai mengambil posisi yang berhadapan secara politik dengan pemerintah disertai dengan kebencian.

"Menjadi oposisi itu juga sangat mulia. Asal jangan menjadi oposisi yang menimbulkan dendam, asal jangan menjadi oposisi yang menimbulkan kebencian, apalagi disertai dengan hinaan, cacian, makian-makian," tuturnya dalam pidatonya bertajuk Visi Indonesia, Minggu 14 Juli 2019.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Adryan Novandia
Reporter
Bagaskara Isdiansyah
Category
Nasional

Berita Terkait: