Forgot Password Register

Kata 'Glory to Ukraine' Berujung Permintaan Maaf Bek Kroasia kepada Rusia

Bek Kroasia Domagoj Vida. (Foto: Reuters/Carlos Barria) Bek Kroasia Domagoj Vida. (Foto: Reuters/Carlos Barria)

Pantau.com - Bek Kroasia Domagoj Vida meminta maaf kepada Rusia atas kata-kata yang dia katakan setelah kemenangan perempat final Piala Dunia atas Rusia.

Dalam sebuah video yang beredar di dunia maya, Vida meneriakkan slogan kontroversial "Glory to Ukraine!". Tak ayal, kata-kata tersebut memicu reaksi di Rusia. 

"Saya tahu saya melakukan kesalahan. Saya tidak sengaja melakukannya. Saya ingin sekali meminta maaf kepada bangsa Rusia," kata Vida seperti dikutip dari Sputnik, Kamis (12/7/2018).

Baca juga: Epic! Masafumi Nagasaki Hidup Seorang Diri di Pulau Terpencil Selama 30 Tahun

Slogan itu menjadi kontroversi lantaran menyangkut dengan nasionalis Ukraina anti-Rusia di tengah kudeta politik 2014 di Kiev. Selain melengserkan presiden terpilih, ada pula gerakan pro-kemerdekaan serta keputusan Crimea untuk bersatu kembali dengan Rusia.

Dalam video lain, pelatih Kroasia Ognjen Vukojevic juga dengan lantang mendedikasikan kemenangannya untuk Dinamo Kiev dan Ukraina.

Baca juga: Sadis! Dianggap Berat, Bayi Berusia 5 Bulan Ditinggalkan Seorang Diri di Hutan

Malangnya, Vukojevic langsung dipecat oleh Football Union Kroasia dan harus membayar denda USD15 ribu oleh FIFA. Sedangkan Vida lolos bernasib mujur dan hukuman larangan tampil saat menghadapi Inggris dicabut.

Kroasia akan berhadapan dengan Prancis di final Piala Dunia di Luzhniki Stadium di Moskow pada 15 Juli.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More