Pantau Flash
Fakhri Husaini Bantah Pamit dari Timnas U-19
Bom Mobil Terjang Demonstrasi Anti Pemerintah di Irak, 4 Orang Tewas
Menangi Perang Saudara, Ginting ke Final Hong Kong Open 2019
Hasil Kualifikasi MotoGP Valencia 2019: Quartararo Kalahkan Marquez
Polda Sumut Tetap 18 Tersangka dalam Serangan Bomber di Polrestabes Medan

Kenalan di Medsos dan Main Game yang Kalah Minum Jadi Modus Perkosaan Baru

Kenalan di Medsos dan Main Game yang Kalah Minum Jadi Modus Perkosaan Baru Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Polisi menangkap tiga orang yang terlibat dalam aksi pencurian dengan disertai pemerkosaan di kawasan Senen, Jakarta Pusat. Dalam aksinya, mereka menggunakan modus berpura-pura berkenalan di media sosial.

Wakapolres Metro Jakarta Pusat, AKBP Arie Adrian mengatakan para tersangka yang diamankan yakni MHT, KKH, dan RK. Mereka disebut kerap mencari korban melalui aplikasi daring Badoo. 

Di aplikasi itulah, para tersangka melakukan modusnya dengan mengajak korban untuk bertemu di salah satu hotel.

"Para pelaku ini berkenalan di media sosial, korban diajak ketemu oleh para tersangka kemudian diajak ke sebuah hotel," kata Arie di Polres Metro Jakarta Pusat, Senin (16/9/2019).

Baca juga: Pendiri Kaskus Dilaporkan ke Polisi karena Kasus Penipuan

Selanjutnya usai bertemu dengan korban, para tersangka kembali mengeluarkan silat lidahnya yakni mengajak korban untuk bermain satu game. Namun, dalam permainan itu dibuat aturan oleh para tersangka yang menyebut bahwa pemain yang kalah diharuskan menenggak minuman keras.

Hanya saja, minuman keras itu sebelumnya telah dioplos dengan menambahkan obat tetes mata. Hingga akhirnya, korban yang beberapa kali menenggak minuman keras itu mabuk.

"Setelah korban kehilangan kesadaran, langsung pelaku memperkosa korban secara bergantian. Selain itu, barang milik korban juga dibawa pelaku seperti ponsel genggam, dompet, dan uang," papar Arie.

Baca juga: Kesal Kerap Ditagih Utang Jadi Motif Pemuda Nekat Bakar Nenek di Garut

Hingga akhirnya, korban yang tersadar telah menjadi korban pemerkosaan dan pencurian langsung melaporkan para tersangka. Berangkat dari laporan itu, polisi lalu meringkus para tersangka di salah satu hotel kelas Melati kawasan Senen, Jakarta Pusat pada Minggu, 15 September 2019.

Usai ditangkap, para tersangka mengaku telah menjadikan empat perempuan sebagai korban dengan menggunakan modus serupa. Korbannya adalah mahasiswa yang berusia 21 hingga 24 tahun.

"Korbannya acak. Ada mahasiswa ada juga yang umurnya 21, 22, hingga 24 tahun. Mana yang mungkin bisa diajak kenalan, dan dapat melakukan perbuatan seperti itu," pungkas Arie.

Atas perbuatannya, para tersangka itu terancam pasal tindakan pidana 365 KUHP tentang pencurian dan pasal 286 KUHP tentang pencabulan dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - RZK
Category
Nasional

Berita Terkait: