Pantau Flash
Baznas Raih Penghargaan sebagai Lembaga Zakat Pelayanan Terbaik
Kemensos Klaim Seluruh Lokalisasi di Pulau Jawa Sudah Ditutup
Diwarnai Blunder Yanto Basna, Indonesia Kalah 0-2 dari Malaysia
MRT Bayar Listrik Rp12 Miliar Setiap Bulan
Pelebaran Trotoar di Cikini Korbankan Jalur Sepeda

Kenapa Julian Assange Takut Diekstradisi ke Amerika Serikat?

Kenapa Julian Assange Takut Diekstradisi ke Amerika Serikat? Pendiri WikiLeaks Julian Assange. (Foto: Reuters/Peter Nicholls)

Pantau.com - Pendiri WikiLeaks Julian Assange mengaku ingin membereskan kasus tuduhan pemerkosaan yang ada di Swedia. Namun ia sangat mengkhawatirkan jika diekstradisi ke Amerika Serikat. 

Kuasa hukum Assange pun angkat bicara. Menurutnya, apa yang dilakukan pihak berwajib Swedia sangat memalukan.

"Saya terkejut. Hal yang memalukan bagi Swedia untuk membuka kembali penyelidikan," kata Per E Samuelson kepada stasiun TV Swedia, dikutip dari Reuters, Rabu (15/5/2019).

Baca juga: Pamela Anderson: Saya Mencintai Julian Assange

"Ia selalu ingin membantu menyelesaikan isu (pemerkosaan) Swedia ini, kesulitan besar dalam sepanjang hidupnya adalah ia berisiko diekstradisi ke Amerika Serikat lantaran pekerjaan jurnalistiknya."

Penuntut negara Swedia mengatakan pada Senin pihaknya akan membuka kembali penyelidikan kasus pemerkosaan yang menyeret Assange.

Menurutnya, keadaan yang ada saat ini untuk mengupayakan ekstradisinya dari Inggris.

Baca juga: Ketika Julian Assange Menyerah saat Ditanya Soal Ekstradisi ke AS

Amerika Serikat menuduh Assange berkomplot dengan mantan analis intelejen tentara AD Amerika Serikat Chelsea Manning dalam meretas kata sandi untuk mendapat informasi yang akhirnya dimuat di Wikileaks.

Dia menghadapi kemungkinan lima tahun penjara bila terbukti bersalah di Amerika Serikat, tetapi pengacaranya mengatakan Assange mungkin akan menghadapi tuduhan tambahan dan lebih serius bila dia diserahkan ke pihak Amerika Serikat.

Assange akan dihadapkan lagi ke pengadilan tanggal 30 Mei, sementara itu Amerika Serikat diperkirakan akan menjelaskan lebih rinci permintaan ekstradisi sebelum sidang berkenaan dengan hal itu tanggal 12 Juni.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta
Category
Internasional

Berita Terkait: