Forgot Password Register

Lagi, Sentimen Amerika Serikat Lemahkan Rupiah

Lagi, Sentimen Amerika Serikat Lemahkan Rupiah Rupiah. (Foto: Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com  Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank pada Rabu pagi (18/4/2018), bergerak melemah sebesar 10 poin menjadi Rp13.767 per dolar Amerika.

Analis Binaartha Sekuritas, Reza Priyambada mengatakan data ekonomi Amerika Serikat yang mengalami pertumbuhan menjadi salah satu faktor yang memicu dolar Amerika kembali terapresiasi terhadap sejumlah mata uang dunia, termasuk rupiah.

"Salah satu data ekonomi Amerika yakni housing starts di bulan Maret 2018 meningkat, memberikan sentimen positif pada dolar Amerika," kata Reza.

Baca juga: Duh! Geopolitik Global Pengaruhi Perdagangan di Lantai Bursa Hari Ini

Ia mengemukakan jumlah rumah perdana (housing start) di Amerika Serikat meningkat 1,9 persen pada Maret, pertumbuhan itu di atas estimasi pasar. Di sisi lain, lanjutnya, sentimen dari dalam negeri mengenai pertumbuhan kredit perbankan di triwulan pertama 2018 yang lebih rendah dari periode sebelumnya turut mempengaruhi pergerakan mata uang rupiah.

Sementara itu Ekonom Samuel Aset Manajemen, Lana Soelistianingsih mengatakan membaiknya data ekonomi Amerika memberikan ekspektasi masih menguatnya outlook ekonominya. "Penguatan data ekonomi Amerika bisa mengalihkan sentimen pelaku pasar yang sempat tertuju pada kebijakan perdagangan Presiden Amerika Donald Trump," kata Lana.

Baca juga: Wuih! Ditjen Pajak dan Bank BUMN 'Kawinkan' Layanan Perbankan dan NPWP

Catatan Pantau.com, pelemahan nilai tukar pada Rabu pagi ini, kian menjauhkan kurs rupiah terhadap dolar Amerika dari asumsi makro Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 yang hanya mematok nilai tukar Rp13.400 per dolar Amerika.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More