Forgot Password Register

Headlines

Mahal Beli Hunian Baru? Tenang Masih Ada Apartemen di Bogor

Mahal Beli Hunian Baru? Tenang Masih Ada Apartemen di Bogor Ilustrasi apartemen. (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Karena banyaknya orang yang sudah melek soal pembelian properti, menyebabkan harga hunian gila-gilaan. 

Namun lagi-lagi namanya kebutuhan primer, akhirnya banyak developer yang putar otak untuk membangun hunian vertikal seperti apartemen. Jelas jika dibandingkan dengan rumah, harga properti apartemen ada yang lebih murah apalagi ditengah kota.

Dikutip Rumah.com Property Index untuk kuartal pertama (Q3) 2018, median harga properti di kawasan penyangga tersebut berada pada angka Rp16,45 juta per meter persegi. Harga ini mengalami kenaikan sebesar 9,65 persen dibanding kuartal sebelumnya (qtq).

Baca juga: Hunian Kece Dekat Stasiun Pas Buat Millenials yang Super Sibuk, Minat?

Secara year-on-year (y-o-y), indeks harga terkini lebih rendah dibandingkan kuartal pertama tahun lalu di mana tercatat berada pada Rp14,62 juta per meter persegi.

Sementara itu Ferry Salanto, Research Director Colliers International Indonesia menyampaikan, pasar apartemen di Bogor sejatinya baru mulai masif setelah tahun 2016. Dimana diperkirakan pangsanya akan terus bertumbuh sampai 2020.

"Yang menarik dari Bogor khususnya wilayah kota, infrastruktur terpantau terus berkembang meskipun relatif lambat dibanding wilayah penyangga lain. Sebut saja ada Tol Cijago, BORR, BIRR, Tol Cibubu–Bogor, dan Bocimi. Sehingga Bogor ini akan menjadi hub yang penting," katanya.

Kota Bogor saat ini memiliki satu juta penduduk dengan pertumbuhannya populasi yang mencapai 2,5 persen per tahun. Untuk properti di Bogor, saat ini warga asal Jakarta tercatat masih mendominasi.

"Bandingkan dengan Tangerang atau Bekasi. Kami pun demikian, memasarkan Grand Central Bogor dengan harga Rp400 jutaan untuk tipe studio seluas 25 meter persegi," ucap Direktur Marketing PT Cowell Development Tbk, Firdaus Fahmi.

Baca juga: Bisnis (Nyaris) Bangkrut, Marvel Diselamatkan 'Superheronya'

Kendati harga hunian vertikal di Bogor paling rendah dibanding kota penyangga lainnya, akan tetapi bukan berarti tidak bisa mengalami kenaikan yang positif.

"Begitu juga, tidak berarti Bogor tidak cocok bagi apartemen dengan harga-harga yang premium, semua tergantung lokasi. Sekarang ini harga rata-rata apartemen di Bogor sekitar Rp15 juta per m2. Dan kompetisi ini cukup ketat," ucap Ferry.

Jika Anda merupakan pembeli hunian pertama dan masih ragu dengan rumah tinggal incaran Anda, tanyakan apa saja informasi yang dibutuhkan melalui Tanya Agen.

Sementara itu, apartemen Grand Central Bogor yang berlokasi di Jalan Mayor Oking dilepas dengan harga jual Rp16 juta per meter persegi. Hunian vertikal yang dikembangkan oleh PT Mega Graha Citra Perkasa, member of PT Cowell Development Tbk ini sangat mudah diakses dari Stasiun Bogor.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More