Forgot Password Register

Menteri Rini Jamin Pengoperasian Tol Solo-Ngawi Pacu Perekonomian

Menteri BUMN Rini Soemarno (kanan) meninjau area istirahat (rest area) Penarukan jalan tol Brebes-Pemalang di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Rabu (11/7). Menurut Menteri BUMN, UMKM produk lokal akan menempati 30 persen lahan Menteri BUMN Rini Soemarno (kanan) meninjau area istirahat (rest area) Penarukan jalan tol Brebes-Pemalang di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Rabu (11/7). Menurut Menteri BUMN, UMKM produk lokal akan menempati 30 persen lahan "rest area" jalan tol baru (Fot

Pantau.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menyatakan Jalan Tol Solo-Ngawi segmen Kartasura-Sragen yang resmi beroperasi mulai Minggu (15/7/2018) akan berdampak positif terhadap roda perekonomian daerah dan nasional.

Di sela peresmian ruas Tol Kartasura-Sragen, Rini mengatakan kehadiran ruas tol sepanjang 35,2 kilometer ini menjadi konektivitas baru dan diyakini secara perlahan dapat meningkatkan sektor pariwisata baik yang ada di Solo maupun di Ngawi.

"Pemerintah dan BUMN juga tidak akan berhenti sampai di sini. Setelah ini semua rampung kami akan terus melakukan berbagai rangsangan kembali, salah satunya dengan membina dan mengelola UMKM pada setiap rest area," kata Rini melalui keterangan resminya, Minggu (15/7/2018).

Rini menjelaskan jalan tol Solo-Ngawi merupakan salah satu ruas fungsional yang sangat berperan penting dalam melancarkan arus mudik Lebaran 2018 beberapa waktu lalu.

Kini, seluruh ruas fungsional tersebut dikebut kembali pengerjaannya sehingga sampai dengan akhir tahun ruas-ruas tersebut bisa dengan resmi beroperasi guna melayani perjalanan masyarakat.

Baca juga: Ternyata Rencana Pembangunan Tol TransJawa Lebih dari 20 Tahun

Jalan tol yang dikelola oleh PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN), anak usaha PT Jasa Marga (Persero), ini akan menerapkan pembayaran nontunai, sehingga pengguna jalan tol yang akan melakukan transaksi tol harus mempersiapkan uang elektronik dengan kecukupan saldo.

Jalan Tol Solo-Ngawi sepanjang 90,43 kilometer ini dilengkapi dengan delapan Gerbang Tol (GT), yakni GT Colomadu, GT Bandara, GT Ngemplak, GT Purwodadi, GT Karanganyar, GT Sragen, GT Sragen Timur, dan GT Ngawi (Kota Ngawi).

Pengoperasian ruas Kartasura-Sragen ini merupakan tahap kedua dari tiga tahapan yang ditargetkan. Tahap pertama yakni segmen simpang susun Ngawi-Klitik (Ngawi) sepanjang 4 km telah beroperasi sejak 30 Maret 2018. Tahap ketiga Sragen-Ngawi saat ini tengah dalam proses penyelesaian konstruksi lima "overpass".

Jalan Tol Solo-Ngawi sepanjang 90,43 km terbagi dalam dua bagian pekerjaan yaitu bagian yang dikerjakan oleh Pemerintah sepanjang 21,08 km dan sepanjang 69,35 km dikerjakan oleh PT JSN. Jalan tol yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) ini memiliki nilai investasi mencapai Rp11,34 triliun.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More