Pantau Flash
Terang-terangan Bappenas Minta Fesyen Tanah Air Saingi Uniqlo
Ganjar Minta ASN Jateng Penganut Paham Radikal Segera Mengundurkan Diri
Kena PHP Donald Trump, Huawei Putuskan PHK Karyawan di AS
PN Jaksel Tolak Gugatan Perdata Kasus Pelecehan Seksual di JIS
Produk Kertas RI Melenggang Bebas dari Bea Masuk Anti-Dumping Korsel

Meski Tumbangkan Bogor Siliwangi, Satria Muda Tak Ingin Cepat Puas

Meski Tumbangkan Bogor Siliwangi, Satria Muda Tak Ingin Cepat Puas Pebasket Satria Muda Pertamina Arki Dikania Wisnu . (Foto: Antara/Moch Asim)

Pantau.com - Juara bertahan Satria Muda Pertamina berhasil menumbangkan Bogor Siliwangi dengan angka 92-57 pada seri ketujuh Indonesian Basketball League (IBL) Pertamax 2018-2019 di Gelanggang Olahraga (GOR) Bima Sakti, Kota Malang, pada Jumat 8 Februari 2019.

Pada laga itu, Satria Muda mendominasi permainan sejak awal pertandingan. Pada kuarter pertama, Satria Muda unggul dengan angka 26-18. Pemain Siliwangi juga tercatat beberapa kali melakukan foul, sehingga menguntungkan pihak Satria Muda. Pada quarter pertama itu, Siliwangi melakukan foul sebanyak lima kali, sementara Satria Muda melakukan tiga kali foul.

Pada kuarter dua, dominasi Satria Muda semakin menjadi. Bahkan selisih angka terpaut cukup jauh yakni mencapai 21 poin. Pada kuarter tersebut, Satria Muda unggul 47-29.

Baca Juga: Takluk dari Prawira Bandung, Pelatih SM: Musim Ini Banyak Pelajaran Berharga

Pelatih Satria Muda, Sondakh Youbel, mengatakan bahwa pihaknya masih akan fokus pada empat gim tersisa, meskipun hari ini berhasil memetik kemenangan atas Bogor Siliwangi. Menurutnya, pada empat game kedepan, diharapkan permainan jauh lebih baik dari hari ini.

"Masih ada empat gim tersisa. Ada dua tim yang pernah mengalahkan kita, jadi memang fokus kita setiap gim lebih baik daripada hari ini," ujar Sondakh.

Sondakh menambahkan, kunci kemenangan kali ini adalah anak-anak Satria Muda dianggap lebih siap di awal pertandingan dibanding Siliwangi. Memasuki dua kuarter akhir, khususnya pada kuarter tiga, Siliwangi belum bisa memberikan banyak perlawanan yang berarti. Selisih poin yang didapat kedua tim sempat mencapai 25 poin.

Kurang lebih tiga menit sebelum kuarter tiga berakhir, pemain Satria Muda Lowhorn Dior Alexandros sempat meriuhkan penonton di GOR Bima Sakti karena melakukan aksi dunk. Aksi tersebut tak terbendung oleh pertahanan Siliwangi. Pada kuarter itu, Satria Muda unggul 69-44 atas Siliwangi.

Pada kuarter empat, Satria Muda makin memperlebar jarak dengan Siliwangi. Pada pertengahan kuarter itu, ada selisih 30 poin yang harus dikejar Siliwangi atas Satria Muda. Namun, pada akhir kuarter itu, Siliwangi terlihat semakin kedodoran, banyak bola-bola yang berhasil dipotong pemain Satria Muda.

Sementara itu, pelatih Bogor Siliwangi, Mario Watulingas Paul, mengatakan bahwa salah satu poin hasil evaluasi dari kekalahan tersebut adalah faktor fisik pemain. Beberapa kali Satria Muda berhasil melakukan fast break dan mendapatkan poin.

"Fast break poin mereka sampai 21. Fisik, begitu menyerang dan tidak berhasil, mereka ke depan dan langsung fast break, tutup Mario.

Dalam pertandingan tersebut, pencetak poin terbanyak dari Satria Muda adalah Alexandros Lowhorn Dior dengan 21 poin dan 14 rebound, dan Kevin Sitorus dengan 21 poin dan 2 rebound. Sementara dari Siliwangi, poin terbanyak disumbang Michael Vigilance Jr dengan 15 poin dan 15 rebound.


Share this Post:
Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Tatang Adhiwidharta
Penulis
Tatang Adhiwidharta
Category
Olahraga

Berita Terkait: