Forgot Password Register

Pentagon: Sistem Logistik Militer AS Belum Mampu Berperang dengan Rusia dan China

Pentagon: Sistem Logistik Militer AS Belum Mampu Berperang dengan Rusia dan China Ilustrasi militer AS. (Foto: Reuters/Emmanuel Braun)

Pantau.com - Rantai pasokan Departemen Pertahanan Amerika Serikat telah memburuk, dan kini membutuhkan modernisasi yang signifikan untuk bertarung dengan Rusia dan China. 

"Sejak berakhirnya Perang Dingin, Amerika Serikat tidak memerangi musuh yang mampu mengacaukan rantai pasokan militer dan penyebaran personel dan material," kata laporan Dewan Sains Pertahanan (DSB) yang tidak diklasifikasi, seperti dikutip dari Sputnik, Kamis (10/1/2018).

Oleh karena itu, perusahaan logistik kemanan Pentagon bisa dikatakan saat ini tengah kritis.

Baca juga: Gedung Putih: Trump-Macron Teleponan Soal Penarikan Pasukan AS dari Suriah

"Tanpa menyediakan sumber daya bagi para personel militer, pengembangan taktik dan teknologi canggih tidak akan memiliki peluang untuk menjadi masalah," kata Ketua DSB Craig Fields dalam laporan itu.

Sementara itu, pensiunan Jenderal AS Paul Kern dan Duncan McNabb juga menyatakan hal yang sama. Saat ini, kata dia, militer AS tengah dalam status bahaya.

Baca juga: Sebut Gejolak Perbatasan Meksiko sebagai Krisis, Trump Umumkan Keadaan Darurat Nasional?

"Satuan Tugas menemukan kekurangan yang signifikan yang, jika dibiarkan tanpa penanganan, akan membahayakan kemampuan AS untuk memproyeksikan kekuasaan dan mempertahankan perjuangan melawan pesaing strategis," ujarnya.

"Jaringan militer dan komersial rentan terhadap spionase, manipulasi, dan serangan. Solusi teknologi untuk masalah ini sudah ada, atau akan ada dalam waktu dekat. Departemen Pertahanan harus segera mengadopsinya."

Kekurangan termasuk insentif yang tidak selaras antara militer dan pangkalan juga pangkalan industri menjadi sorotan. "Jaringan logistik militer dan komersial berisiko," kata laporan itu.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More