Pantau Flash
7 Tahun Digarap, PLTA Rajamandala akan Pasok Kelistrikan Jawa-Bali
Hendra Pastikan Indonesia Open 2019 Bukan Kompetisi Terakhirnya
Harga Cabai Tembus Rp70.553 per Kg Setara Setengah Kg Daging Sapi
Persija Siap Beri Kekalahan Pertama untuk Tira Persikabo
DPR Terima Surat Pertimbangan Pemberian Amnesti Baiq Nuril

Permadi dan Lieus Mangkir, Polisi Agendakan Pemeriksaan Ulang

Permadi dan Lieus Mangkir, Polisi Agendakan Pemeriksaan Ulang Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo (tengah) (Foto:Antara/Galih Pradipta)

Pantau.com - Karo Penmas DivHumas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menyebut tim penyidik telah mengagendakan pemeriksaan ulang terhadap Permadi dan Lieus Sungkharisma yang tak hadir pada pemeriksan sebelumnya.

"Penyidik telah menyiapkan surat panggilan kedua yang akan dilayangkan hari ini pada yang bersangkutan," ucap Dedi di Mabes Polri, Selasa (14/5/2019).

Rencananya, kedua orang yang akan dimintai keterangan terkait kasus dugaan makar itu, rencananya akan diperiksa pada Jumat, 17 Mei 2019. "Akan dipanggil kembali pada hari Jumat tanggal 17 Mei 2019, pukul 09.00 WIB," kata Dedi.

Baca juga: Ini Alasan Permadi Tak Penuhi Panggilan Penyidik Soal Kasus Makar

Lebih jauh, Dedi menyebut ketidakhadiran keduanya dinilai sebagai tindakan mangkir dari pemeriksaan lantaran hingga saat ini belum ada kuasa hukum yang mengkonfirmasi ketidakhadirannya. "Hari ini tidak ada keterangan resmi baik dari yang bersangkutan maupun pihak pengacara," cetus Dedi.

Untuk diketahui, Permadi, dipanggil untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus yang menjerat Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad), Mayor Jenderal (Purn) Kivlan Zen, dengan dugaan penyebaran berita bohong dan makar. Surat panggilan tersebut bernomor S.Pgl/1041-Subdit-I/V/2019/Dit Tipidum tertanggal 10 Mei 2019.

Baca juga: Ini Dia Tokoh Pendukung Prabowo yang Terseret Kasus Makar 

Sedangkan, Lieus Sungkharisma  akan diperiksa penyidik Bareskrim Mabes Polri, terkait dugaan penyebaran berita bohong dan makar lantaran dilaporkan oleh Eman Soleman.

Laporan tersebut telah teregiatrasi dengan nomor LP/B/0441/V/2019/ BARESKRIM tersebut tertanggal 7 Mei 2019. Selain itu, Lieus disangkakan Pasal Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 14 an/atau Pasal 15, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 107 jo Pasal 110 jo Pasal 87 dan/atau Pasal 163 jo Pasal 107.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Sigit Rilo Pambudi
Reporter
Rizky Adytia Pramana
Category
Nasional

Berita Terkait: