Pantau Flash
Polisi Tetapkan 9 Tersangka Tambahan di Kasus Kerusuhan 21-22 Mei
Semester I-2019, Lapangan Migas Pertamina Lampaui Target Produksi
Marcus/Kevin Susul Hendra/Ahsan ke Semifinal Indonesia Open 2019
Wiranto Sebut Rekam Jejak FPI Sedang Ditelusuri Terkait Perpanjangan Izin
KPK Sita Aset Bupati Nonaktif Kukar Rita Widyasari Senilai Rp70 Miliar

Polisi Ciduk 2 Pelaku Penghinaan Terhadap Jokowi Melalui WhatsApp

Headline
Polisi Ciduk 2 Pelaku Penghinaan Terhadap Jokowi Melalui WhatsApp Ilustrasi penangkapan. (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Tim penyidik Polres Bogor dan Polda Jabar menangkap dua pelaku penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo. Pelaku berinisial B yang berperan sebagai orator serta S yang merekam dan menyebarkan video orasi B melalui aplikasi WhatsApp.

S ditangkap polisi di rumahnya di Kampung Cariu, Desa Cariu, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor pada Kamis 4 April 2019. Sementara polisi menangkap B pada Jumat 5 April 2019 di Kampung Pabuaran, Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

"Kedua tersangka diamankan di tempat yang berbeda. S diamankan di rumahnya di daerah Kecamatan Cariu, Bogor. Sedangkan B diamankan di daerah Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor," kata Karopenmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo saat dihubungi, Minggu (7/4/2019)

Baca juga: Berita Hoax Meningkat Jelang Pemilu, Ini yang Dilakukan Kemkominfo

Dari hasil penyidikan, pelaku mengaku melakukan orasi bernada menghina Presiden Jokowi atas kehendaknya sendiri.

"Alasannya untuk membela guru besarnya Habib Rizieq karena yang bersangkutan merupakan anggota FPI (Front Pembela Islam)," katanya.

Dedi menambahkan, video tersebut diduga direkam di depan area pintu masuk Grand Mekarsari Residence di Cileungsi Bogor, Jawa Barat, pada Rabu 3 April 2019, sesaat setelah acara peringatan Isra Mikraj di Taman Buah Mekarsari yang dihadiri oleh Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno.

Baca juga: TKN dan BPN Kompak Dorong Polri Ungkap Kejahatan Siber Jelang Pemilu

Barang bukti yang disita penyidik dalam kasus ini yaitu ponsel merek Oppo milik tersangka S yang digunakan untuk merekam dan menyebarkan video serta ponsel merek Samsung milik tersangka B.

Saat ini kedua pelaku sudah diamankan di Mako Polres Bogor untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dikenakan Pasal 45 Ayat (3) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008 dan atau Pasal 45A ayat (2) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 Tentang ITE dan atau Pasal 14 Ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana dan atau Pasal 157 ayat (1) KUHP.

Share this Post:
Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta
Category
Nasional

Berita Terkait: