Pantau Flash
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi 3,5 Meter di Kupang
Menteri Jonan Pastikan 100 Persen Rumah Tersambung Listrik di Akhir 2020
Demo Besar Tuntut Pelaku Rasis di Tangkap, Sekolah di Sorong Diliburkan
Ahsan/Hendra Raih Gelar Juara Dunia 2019
Hasil MotoGP Inggris 2019: Alex Rins Terdepan, Marquez Kedua

Pria Pengancam Penggal Jokowi Sengaja Sembunyi Setelah Videonya Viral

Headline
Pria Pengancam Penggal Jokowi Sengaja Sembunyi Setelah Videonya Viral Pria berjaket coklat lontarkan ucapan yang tak pantas. (Foto: Tangkapan Layar Video)

Pantau.com - Polisi menangkap Hermawan Susanto (25) lantaran mengancam memenggal kepala Presiden Indonesia, Joko Widodo. Hermawan ditangkap di rumah kerabatnya, di Perumahan Metro Parung, Parung, Bogor, Jawa Barat, Minggu pagi, 12 Mei 2019. 

Saat itu, Hermawan bersembunyi di rumah tantenya karena khawatir setelah videonya viral di media sosial. 

"(Tersangka) saat ditangkap (berada) di rumah budhenya, saat sedang tidur-tiduran," ucap Wadir Krimum Polda Metro Jaya, AKBP Ade Ary di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (13/5/2019).

Baca juga: Video Pria Asal Poso Ancam Penggal Kepala Presiden Jokowi

Usai menangkap dan menggeledah rumah saudara tersangka, sambung Ade, pihaknya tak menemukan barang bukti apapun di lokasi itu.

Kemudian polisi langsung mengembangkannya ke rumah tersangka yang berada di kawasan Palmerah, Jakarta Barat. Dari penggeledahan itu, polisi baru menemukan beberapa barang bukti terkait kasus tersebut. 

"Barang bukti di antaranya jaket, tas, dan telepon genggam di rumahnya di kawasan Palmerah," kata Ade Ary.

Baca juga: Kronologi Polisi Tangkap HS, Pria yang Ancam Penggal Kepala Jokowi

Lebih Jauh, Ade menyebut bahwa tersangka sengaja melarikan diri ke rumah saudaranya itu untuk menghilangkan jejak, usai mengetahui video yang memampang wajahnya viral di media sosial.

"Sengaja melarikan diri setelah tahu kalau video itu viral," ujar Ade.

Atas perbuatannya, Hermawan dikenakan pasal makar karena dianggap mengancam keamanan negara.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Adryan Novandia
Reporter
Rizky Adytia Pramana
Category
Nasional

Berita Terkait: