Forgot Password Register

Protes Rompi Kuning, 481 Ditahan Kepolisian Paris

Protes Rompi Kuning, 481 Ditahan Kepolisian Paris Aksi demonstrasi yang dilakukan oleh kelompok rompi kuning di Marseille. (Foto: Reuters/Jean-Paul Pelissier)

Pantau.com - Badan penegak hukum Prancis telah menahan 481 orang di Paris selama protes rompi kuning yang berkelanjutan terhadap kenaikan harga bahan bakar, kata Perdana Menteri Prancis Edouard Philippe pada Sabtu, (8/12/2018).

"Kami telah menahan 481 orang di Paris, 211 di antaranya telah ditempatkan di dalam tahanan," kata Edouard Philippe.

Sebelum pengumuman resmi, BFMTV telah melaporkan bahwa 354 orang telah ditahan dan 127 orang dimasukan ke dalam tahanan.

Melansir Sputnik, Sabtu (8/12/2018), pada awal Desember, pemerintah Prancis telah menyatakan bahwa kenaikan bahan bakar pajak yang sebelumnya direncanakan untuk naik telah di batalkan, namun tampaknya itu tidak berpengaruh dan protes tetap dilakukan.

Baca juga: Rusuh di Prancis Picu Turki Keluarkan Peringatan Perjalanan

Rompi kuning, merupakan atribut yang biasa dipakai oleh sopir di Prancis. Aksi demonstrasi rompi kuning telah dilakukan sejak 7 November lalu. Sabtu lalu, lebih dari 100.000 orang ikut serta dalam demonstrasi di Paris tersebut, dengan aksi massa yang mengakibatkan kerusakan di Champs Elysees.

Pada akhi 2017, pemerintah Prancis menyetujui keputusan untuk menaikan pajak langsung pada bahan bakar diesel, jenis yang paling populer di Prancis. Harga solar di Prancis juga telah meningkat sekitar 23 persen sejak awal tahun, sementara harga bensin sudah naik sekitar 15 persen. Harga yang ditetapkan akan mengalami peningkatan lebih lanjut pada Januari mendatang.

Baca juga: Biaya Hidup Tinggi, Prancis Bakal Mengalami Kerusuhan Lebih Lanjut

Share :
Komentar :

Terkait

Read More