Pantau Flash
Tekuk Chen Long, Anthony Ginting Tembus Final BWF World Tour Finals 2019
Industri Fintech Lending Diharapkan Makin Sehat Tahun Depan
Menteri Pendidikan Malaysia Apresiasi Langkah Nadiem yang Hapus UN
191.807 Personel TNI-Polri Dikerahkan dalam Operasi Lilin 2019
LIPI: Sampah Menumpuk Akibat Perilaku Masyarakat

Puslabfor Polri Selidiki Penyebab Kebakaran 45 Kios di Pasar Sukabumi

Puslabfor Polri Selidiki Penyebab Kebakaran 45 Kios di Pasar Sukabumi Tim Puslabfor Mabes Polri mengambil sejumlah barang bukti di lokasi kebakaran puluhan kios penampungan sementara pedagang Pasar Pelita Kota Sukabumi, Jawa Barat, untuk mengungkap penyebab kebakaran. (Foto: Antara/Aditya Rohman

Pantau.com - Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri menyelidiki penyebab terjadinya kebakaran yang menghanguskan 45 kios di pasar penampungan pedagang Pasar Pelita Kota Sukabumi, Jawa Barat.

"Kedatangan kami ke lokasi kebakaran kios pasar di Kecamatan Citamiang ini untuk melakukan pemeriksaan mulai dari sebelum kebakaran, pertama api muncul, hingga kebakaran," kata Departemen Fisika Mabes Polri AKBP Suparnomo di Sukabumi, Selasa (12/11/2019).

Baca juga: 127.462 Hektar Lahan di Kalimantan Hangus Terbakar Akibat Karhutla

Di lokasi kebakaran pihaknya juga mengambil sejumlah barang bukti untuk menguatkan penyelidikan seperti abu dan arang yang berada di lokasi kebakaran. Barang bukti tersebut akan langsung dibawa ke laboratorium forensik Mabes Polri untuk mengungkap penyebab utama kebakaran ini.

Pihaknya juga akan melakukan analisis bersama ahli terhadap barang bukti yang dikumpulkan tersebut. Ada enam kantong baik arang dan abu sisa kebakaran yang dibawa tim Puslabfor Mabes Polri itu. Setiap satu kantong berisi abu dan arang dari dua lokasi berbeda.

Setelah menganalisis itu pihaknya akan membuat laporan, kemudian menyerahkan hasilnya kepada pihak terkait untuk mengetahui penyebab kebakaran pada hari Sabtu, (9/11/2019).

Awalnya pihaknya akan mengambil barang bukti, seperti instalasi listrik. Namun, barang tersebut sudah tidak ada di tempat.

Baca juga: Pria yang Sering Memalak di JPO Semanggi Diringkus Polisi

Diduga instalasi tersebut bergeser, bisa saja dibawa pemulung. Akan tetapi, tidak mengganggu penyelidikan.

Ia mengatakan bahwa pihaknya hanya mencatat instalasi sudah tidak ada di tempatnya.

"Kami tidak bisa menduga-duga apa yang menjadi penyebab terjadinya kebakaran ini karena harus dilakukan uji laboratorium terlebih dahulu. Kedatangan tim hanya untuk mencari barang bukti," kata Suparmono menambahkan.

Untuk mengungkap kasus kebakaran ini, pihaknya membutuhkan 10 hari kerja.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - RZK
Category
Nasional

Berita Terkait: