Pantau Flash
Korsel Kucurkan USD74 Juta Garap Sistem Antidrone Antisipasi Ulah Korut
Menteri Energi Arab Saudi Targetkan Produksi Minyak Pulih Akhir September
Hindari Asap Karhutla, Satwa Liar Banyak Masuk ke Permukiman Warga
Karhutla di Indonesia Diprediksi hingga Akhir September
Data: Tren Penggunaan Robot pada Industri Indonesia Naik

Rekonstruksi Pembunuhan Sadis Bekasi, Begini Cara Korban Dihabisi

Headline
Rekonstruksi Pembunuhan Sadis Bekasi, Begini Cara Korban Dihabisi Rekonstruksi pembunuhan sadis Bekasi (Foto: Pantau.com/Rizky Adytia)

Pantau.com - Polisi menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan sadis terhadap Eljon Manik, pria yang jasadnya dimasukkan ke kantong plastik dan diikat di jembatan kecil Jakasampurna, Bekasi Barat, Bekasi, Jawa Barat. Dari 23 adegan yang telah diperagakan, pada adegan ke-5 yang terlihat penyebab pembunuhan itu terjadi.

Pada adegan ke-5 yang diperagakan di rumah kontrakan tersangka SJ alias Daeng, memperlihatkan Eljon mendatangi rumah petak itu untuk bertemu Wati.

Tak hanya bertemu Wati, kedatangan Eljon juga bertujuan untuk mengambil bayi Wati.

"Setelah masuk ke kamar, korban (Eljon) mengambil bayi yang tertidur di samping Wati," ucap Kanit III Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Herman Edco, Selasa (12/3/2019).

Baca juga: Ada Cinta Segitiga dalam Pembunuhan Sadis di Bekasi

Saat itulah, pertengkaran mulai terjadi. Sebab SJ alias Daeng mencoba menghalangi Eljon untuk membawa bayi itu. Bahkan keduanya juga sempat saling beradu argumen.

"Pada saat korban mencoba membawa bayi tersebut, korban diadang tersangka (Daeng) yang kemudian tersangka berkata 'Jangan dibawa anak itu'. Dan dijawab oleh korban menjawab, 'Ini urusan saya'," kata Herman.

Kesal dengan ucapan dari Eljon, Daeng langsung menuju ke dalam rumah atau tepatnya ke dapur. Di sanalah Daeng mengambil tabung gas 3 kilo dan kembali menghampiri Eljon. 

Tanpa basa-basi, Daeng langsung menghantamkan tabung gas itu ke kepala bagian kiri Eljon sampai tersungkur.

"Tersangka menghantam kepala korban sebanyak enam kali dan juga menginjak-injak dada korban sebanyak empat kali," singkat Herman.

Baca juga: Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Mayat dalam Plastik di Bekasi

Diberitakan sebelumnya, kasus pembunuhan dengan modus memasukkan korban ke dalam plastik yang kemudian dibuang ke sungai kecil akhirnya terungkap. Pria berinisial SJ alias Daeng (54) ditetapkan sebagai tersangka.

Insiden berdarah itu bermula saat Daeng terlibat cinta segitiga dengan seorang wanita bernama Wati (28) dan korban, Eljon Manik.

SJ dalam kasus ini terancam dijerat dengan Pasal 340 KUHP Subsider Pasal 338 KUHP Lebih Subsider Pasal 351 KUHP, dengan ancaman hukuman pidana mati atau penjara seumur hidup.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Adryan Novandia
Reporter
Rizky Adytia Pramana
Category
Nasional

Berita Terkait: