Forgot Password Register

Rencana AS Uji Coba Nuklir yang Dilarang dalam Perjanjian INF

Rencana AS Uji Coba Nuklir yang Dilarang dalam Perjanjian INF Ilustrasi uji coba nuklir. (Foto: Reuters)

Pantau.com - Amerika Serikat berencana untuk menguji dua sistem rudal yang dilarang dalam Perjanjian Jarak Menengah Nuklir (INF), menurut The Hill pada Rabu (13 Maret 2019).

Melansir Sputnik, Kamis (14/3/2019), peluru kendali jelajah baru dijadwalkan akan diuji pada bulan Agustus mendatang, sementara itu, rudal balistik akan diuji pada bulan November, kata pejabat pertahanan Amerika Serikat.

Baca juga: Gagal Capai Kesepakatan Nuklir dengan Rusia, AS Tarik Diri dari INF?

Di bawah Perjanjian INF, semua jenis rudal dengan capaian jarak antara 500 dan 5.500 kilometer telah dilarang. Rudal jelajah baru diperkirakan memiliki jarak hingga 1.000 kilometer, sementara rudal balistik memiliki jarak 3.000-4.000 kilometer.

namun, pejabat mengatakan, tak satupun dari dua rudal itu disenjatai hulu ledak nuklir. hal itu terkait dengan pernyataan Pentagon sebelumnya, di mana Departemen mengatakan itu merupakan uji coba rudal konvensional, bukan nuklir.

Baca juga: Putin: Rusia akan Berikan Respon Jika AS Hancurkan Perjanjian INF

Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Februari lalu menyatakan AS secara sepihak mundur dari Perjanjian Jarak Menengah Nuklir (INF), merujuk pada rudal jelajah 9M729 milik Rusia, yang diklaim telah melanggar kesepakatan perjanjian.

Namun, Rusia berulang kali menyangkal tuduhan bahwa rudal miliknya melanggar perjanjian tahun 1987 dengan menunjukan sistem pertahanan rudal Amerika telah dikerahkan ke Eropa dan hal itu dinilai sebagai pelanggaran perjanjian.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More