Forgot Password Register

Headlines

Rumahnya Digeledah KPK, Bupati Malang Mundur dari Partai NasDem

Penggeledahan rumah Bupati Malang oleh KPK (Foto: Antara/Ari Bowo Sucipto) Penggeledahan rumah Bupati Malang oleh KPK (Foto: Antara/Ari Bowo Sucipto)

Pantau.com - Bupati Malang Rendra Kresna resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua DPW NasDem Jatim. Sikap ini keluar usai rumah dinasnya digeledah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hingga kini, belum ada penetapan resmi Rendra sebagai tersangka korupsi.

Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya mengatakan, surat pengunduran diri Rendra sudah diterima Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh pada Senin malam, 8 September 2018.

Baca juga: Geledah Rumah Bupati Malang, KPK Usut Dugaan Perkara Korupsi

Dalam surat pengunduran dirinya, Rendra Kresna menyebut bahwa pengundurannya sebagai kader NasDem didasarkan oleh rasa tanggung jawab atas masalah hukum yang melibatkan KPK.

"Dalam suasana keprihatinan ini DPP Partai NasDem mempersilakan KPK untuk melanjutkan proses hukum dengan tetap mengedepankan rasa keadilan bagi setiap warga negara," ujar Willy lewat keterangan tertulisnya yang diterima Pantau.com, Selasa (9/10/2018).

Willy menjelaskan, sebelum Rendra mengundurkan diri, Partai NasDem sudah lebih dulu mempunyai kebijakan memberhentikan kadernya jika ada yang terlibat permasalahan hukum dengan KPK. 

Baca juga: Ini Penjelasan KPK Soal Dua Mantan Penyidik yang Diduga Rusak Barang Bukti Kasus

"Opsinya hanya dua, mengundurkan diri atau diberhentikan dari struktur partai," pungkasnya.

Sekadar informasi Petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah dinas Bupati Malang, Jawa Timur, Senin (8/10/2018).

Menurut Bupati Malang Rendra Kresna, penggeledahan tersebut terkait pengaduan masyarakat dari kasus penyalahgunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan Kabupaten Malang tahun 2011 serta dana kampanye pencalonan dirinya sebagai Bupati Malang pada periode 2016-2021.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More