Forgot Password Register

Sambangi Bareskrim, Politisi PSI Polisikan Fadli Zon

Rian Ernest (Foto: Pantau.com/Bagaskara Isdiansyah) Rian Ernest (Foto: Pantau.com/Bagaskara Isdiansyah)

Pantau.com - Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Rian Ernest menyambangi Bareskrim Polri untuk melaporkan Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon terkait postingan video lagu 'Potong Bebek Angsa' yang dianggap melecehkan.

Rian menjelaskan alasan dirinya berniat melaporkan Fadli ke pihak berwajib, lantaran lirik-lirik dalam video yang diposting itu dianggap bisa meresahkan masyarakat, menaikkan tensi politik, serta menciptakan keonaran.

"Jadi karena ini berpotensi mengganggu stabilitas politik dan ini kan juga tahun politik, kita semua tahu, bisa menggunakan nalar kita untuk menangkap pesan ini tentu terkait dengan kontestasi pilpres di April tahun depan," kata Rian di Bareskrim Polri, Jakarta Pusat, Selasa (25/9/2018).

Baca juga: Fadli Zon Posting 'Potong Bebek Angsa', Perludem: Elite Politik Seharusnya Kontrol Postingan

Selain itu Rian menuturkan, sebelum berniat melakukan laporan ini pihaknya telah meminta wakil ketua DPR RI itu untuk menarik postingan tersebut dan meminta maaf. Akan tetapi, katanya, Fadli masih bersikukuh enggan meminta maaf karena menganggap video tersebut merupakan bentuk kreativitas.

"Kami sudah berikan waktu kepada Bung Fadli Zon mungkin sudah lebih dari cukup. Bahkan di dialog terakhir saya dengan Bung Fadli Zon, di salah satu tv nasional, bung Fadli Zon masih ngotot atau keukeuh bahwa itu kreativitas," ungkapnya.

Sementara itu Rian datang ke Bareskrim dengan membawa sejumlah alat bukti di antaranya seperti screen capture cuitan Fadli, serta rekaman video dalam bentuk hard disk.

"Standar ya ada ini screen capture dari Twitter, postingan tanggal 21 September 2018. Saya juga membawa rekaman video, dalam bentuk flash disk saya bawa," paparnya

Baca juga: Kala Lagu 'Potong Bebek Angsa' Dibalas 'Meraih Bintang ' di Depan KPU

Lebih lanjut dengan adanya laporan ini, Rian berharap adanya efek jera untuk Fadli ataupun para elite politik lain. Apalagi katanya, parpol perserta pemilu atau pun capres-cawapres baru saja mengikuti deklarasi kampanye damai.

"Pertama efek jera bagi oknum politik yg hobi memecah belah bangsa hanya demi jabatan. Kedua praktek ini langsung stop dari sekarang. Kita baru sekali dekarasi damai.  Beda hanya dua hari sebelum itu, Bung Fadli Zon menyampaikan postingan semacam ini," pungkasnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More