Forgot Password Register

Soal Inflasi April, Menteri Darmin: Itu Masih OK

Soal Inflasi April, Menteri Darmin: Itu Masih OK Menko Perekonomian Darmin Nasution. (Foto: Antara/Wahyu Putro A)

Pantau.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat April 2018 terjadi inflasi sebesar 0,10 persen. Tingkat inflasi tahun kalender (year to date) Januari-April 2018 sebesar 1,9 persen dan tingkat inflasi tahun (year on year) sebesar 3,41 persen.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menilai inflasi bulan April mengalami tren penurunan selama besarannya berada di bawah 0,3 persen.

"Arahnya kan makin turun itu. Pokoknya, kalau inflasi itu bisa dibawah asal dibawah 0,3 itu masih oke," ujarnya saat ditemui di kantornya di Menko Perekonomian, jl. Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Rabu (2/5/2018).

Baca juga: Terlilit Utang Kartu Kredit? Jangan Buru-buru Kabur

Lebih lanjut ia menilai meski sempat menyentuh lebih dari 0,3 persen di bulan-bulan sebelumnya namun angka 0,1 persen Maret ini dinilai sudah membaik.

"Karena 0,3 kali 12 itu 3,6 persen, jadi karena udah agak terlalu tinggi di awal dan diawal tahun, memang year to date nya atau year on year nya masih agak tinggi (3,41 persen) tapi oke itu (0,1) berarti bagus," ungkapnya.

Baca juga: Setiap Negara Punya Jam Kerja Produktif, Indonesia Nomor Berapa?

BPS mencatat inflasi terjadi di kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,16 persen; kelompok sandang sebesar 0,29 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,22 persen; kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 0,04 persen; dan kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan 0,19 persen.

Sementara kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks atau deflasi, yaitu kelompok bahan makanan sebesar -0,26 persen. Darmin mengaku tidak heran jika terjadi deflasi pada kelompok bahan makanan.

"Kayaknya volatile foodnya negatif (deflasi) mestinya negatif, karena tadinya terlanjur tinggi pada saat dia turun kembali dia akan negatif (deflasi)," pungkasnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More