Forgot Password Register

Survei LSI Denny JA: Program Prabowo-Sandi Belum Banyak Dikenal Masyarakat

Survei LSI Denny JA: Program Prabowo-Sandi Belum Banyak Dikenal Masyarakat Sandiaga Uno dan Prabowo Subianto (Ilustrasi: Pantau.com/Amin H Al Bakki)

Pantau.com - Paslon capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno dinilai belum memaksimalkan waktu dua bulan kampanye untuk mengenalkan program kepada masyarakat. Akibatnya, belum banyak program kerja paslon itu yang dikenal masyarakat. 

"Program kerja Prabowo-Sandi belum masif terdengar. Rata-rata di bawah 30 persen yang mengaku pernah mendengar atau mengetahui program mereka," kata peneliti LSI Denny JA, Rully Akbar dalam konferensi pers di Kantor LSI, Jl. Pramuka, Jakarta Timur, Kamis (6/12/2018).

Baca juga: Pengamat: Februari Nanti, Elektabilitas Jokowi-Prabowo Seimbang

Berdasarkan survei yang dilakukan LSI Denny JA, lanjutnya, sedikitnya ada enam program Prabowo-Sandi yang paling dikenal publik. Namun keenam program itu tidak ada yang menyentuh hingga presentase di atas 30 persen. 

"Sebut saja program OK OCE yang mau dijadikan program nasional. Program yang diklaim berhasil di DKI Jakarta ini hanya 25,6 persen pemilih yang tahu bahwa program itu akan menjadi program nasional jika Prabowo-Sandi terpilih," ucapnya. 

Baca juga: Prabowo Diberi PR oleh Para Penyandang Disabilitas, Apa Itu?

Isu lainnya mengenai program gerakan emas minum susu hanya dikenal masyarakat 23,5 persen. Selanjutnya larangan impor dikenal sebanyak 18,7 persen, janji menaikkan gaji PNS hanya diketahui oleh 13,5 persen, dan mengenai mengangkat guru honorer hanya 10,2 persen. 

"Artinya dalam dua bulan pihak penantang belum berhasil mempopulerkan program alternatif," kata Rully.

Meski begitu, Rully mengatakan elektabilitas Prabowo-Sandi mengalami kenaikan beberapa persen. Saat Oktober 2018 LSI Denny JA mencatat elektabilitas Prabowo-Sandi sebanyak 28,6 persen. Angka itu naik pada November 2018 menjadi 31,2 persen. 

Share :
Komentar :

Terkait

Read More