Forgot Password Register

Headlines

Tanggapi Unggahan Farhat Abbas, Prabowo: Waduh, Aku Masuk Neraka Dong

Prabowo Subianto (Foto: Antara/ Ahmad Subaidi) Prabowo Subianto (Foto: Antara/ Ahmad Subaidi)

Pantau.com - Belum juga masa kampanye kontestasi Pilpres 2019 digaungkan, namun pernyataan-pernyataan atau biasa disebut psywar sudah dilayangkan oleh dua kubu yang akan bertarung di Pilpres 2019 mendatang.

Terbaru, peryataan kontroversi dilontarkan oleh juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin, Farhat Abbas. Pernyataan yang dinilai kontroversial adalah terkait unggahan Farhat 'Pilih Jokowi masuk surga. Pilih mereka masuk neraka'.

Baca juga: Prabowo-Sandi Sambangi Kediaman SBY

Hal itu pun rupanya langsung mendapat tanggapan dari Bakal Calon Presiden (Bacapres) Prabowo Subianto. Mantan Danjensus Kopasus itu memberi tanggapan dengan sedikit canda.

Prabowo menjelaskan, apabila ada anggapan tak memilih Jokowi-Ma'ruf akan masuk neraka, maka dirinya merupakan salah satu orang yang termasuk pemilih yang masuk neraka.

"Waduh, aku masuk neraka dong," ungkap Prabowo diiringi tawa para awak media ditemui di kediaman SBY Kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu, 12 Agustus 2018.

Dalam kesempatan itu, Prabowo pun tak membalas lebih lanjut pernyataan yang dilontarkan pengacara kondang tersebut. Ia pun terlihat tak tampak marah dengan pernyataan Farhat Abbas.

Sekadar informasi, dalam akun Instagram @farhatabbastv226, Farhat membuat status biodata kontroversial. Dia menyebut 'Pilih Jokowi masuk surgawi. Pilih mereka masuk neraka'. Hal itu pun lantas ramai diperbincangkan warganet.

Saat dikonfirmasi, Farhat mengatakan pernyataan itu merupakan bentuk pujian bagi pasangan capres-cawapres yang didukungnya. Dia meyakini jika pemerintahan periode kedua Jokowi bisa membawa kemajuan bagi Indonesia.

Baca juga: Prabowo-Sandi Bahas Rencana Kampanye dan Isu Ekonomi di Rumah SBY

"Saya percaya dan yakin dengan revolusi mental Jokowi buat bangsa ini, Jokowi menuntun bangsa ini masuk surga," kata Farhat.

Saat disinggung lebih dalam, Farhat mengatakan pernyataan itu hanya sebatas pantun. Kata 'Mereka' dalam status tersebut tidak diperuntukkan menyerang pihak tertentu. "Saya berpantun. Saya nggak nyebut nama atau siapa. Silahkan tafsirkan positif," cetus Farhat.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More