Pantau Flash
Tol Jakarta-Cikampek II Dibuka Minggu Pagi
Tekuk Chen Long, Anthony Ginting Tembus Final BWF World Tour Finals 2019
Industri Fintech Lending Diharapkan Makin Sehat Tahun Depan
Menteri Pendidikan Malaysia Apresiasi Langkah Nadiem yang Hapus UN
191.807 Personel TNI-Polri Dikerahkan dalam Operasi Lilin 2019

Tanpa Pengamanan Senjata, 5 Negara Ini Tak Punya Tentara

Tanpa Pengamanan Senjata, 5 Negara Ini Tak Punya Tentara Ilustrasi tentara. (foto: pixabay)

Pantau.com - Tentara merupakan bagian yang paling penting bagi negara dalam menjaga kedaulatan dan keamanan. Mereka adalah garda pertama yang akan membela. Meski begitu, ternyata ada lho negara yang tidak punya tentara. Kebayang nggak sih, negara tidak mempunyai tentara yang berjaga?

Lalu Apa Saja Negara Yang Tak Mempunyai Tentara?

Berikut lima negara yang secara resmi tak memiliki tentara yang dirangkum Pantau.com.

1. Vatikan

vatikan

Vatikan. (Foto: Pixabay)

Pada masa lalu, Vatikan pernah memiliki kelompok militer untuk melindungi negeri itu, terutama pemimpinnya Sri Paus. Namun, dua pengawal kepausan terakhir yaitu Noble Guard dam Palatine Guard dihapuskan oleh Paus Paulus VI pada 1970.

Saat ini, satu-satunya kelompok yang bisa dianggap sebagai kelompok militer di Vatikan adalah Garda Swiss yang bertugas menjaga keamanan Paus.

Tapi kalau mengingat luas wilayah Vatikan yang hanya 0,44 kilometer persegi, rasanya tak heran mengherankan negara itu tak memiliki tentara.

Baca juga: Infografis 5 Negara Kejam yang Menerjunkan Anak-anak Jadi Tentara

2. Grenada

grenada

Grenada. (Foto: Pixabay)

Untuk urusan keamanan, Grenada hanya bertumpu pada kesatuan kepolisian dan sistem keamanan regional untuk melindungi negerinya. Hal itu dilakukan sejak Grenade diinvasi Amerika Serikat pada 1983. 

Meski begitu, Grenada bisa meminta bantuan kekuatan militer pada negeri-negeri di sekitaranya seperti Antigua dan Barbuda, Barbados, Dominika, Saint Kitts dan Nevis, Saint Lucia dan Saint Vincent.

Namun, negeri-negeri kecil ini tak memiliki cukup kekuatan militer. Sehingga jika dibutuhkan maka AS akan membantu mereka.

3. Andorra

andorra

Andorra. (Foto: Pixabay)

Pada 1931, pemerintah Andorra resmi menghapus militer dan menggantinya dengan satuan kepolisian yang beranggotakan 240 orang. Pasukan polisi ini dilatih untuk menciptakan kedamaian, menjaga ketertiban hingga membebaskan sandera.

Meski tak memiliki tentara, Andorra tak perlu khawatir jika terjadi perang karena negeri ini memiliki tiga pelindung yaitu Perancis dan Spanyol yang memiliki perjanjian untuk melindungi negeri itu. Juga NATO yang akan ambil bagian melindungi negeri pegunungan itu jika dibutuhkan.

Baca juga:  Infografis 5 Pasukan Elite Indonesia Paling Ditakuti Dunia

4. Samoa

samoa

Samoa. (Foto: Pixabay)

Samoa memang memiliki kepolisian, tetapi mereka tak memiliki kemampuan militer cukup untuk mempertahankan negara di saat genting.

Untuk berjaga-jaga, Samoa memiliki perjanjian dengan Selandia Baru yang diteken pada 1962. Perjanjian itu memastikan Samoa bisa mendapatkan bantuan militer saat diperlukan. Namun, perjanjian itu juga mengatur bahwa kedua negara bisa mundur dari perjanjian sewaktu-waktu jika diinginkan.

5. Kosta Rika

kosta rika

Kosta Rika. (Foto: Pixabay)

Kosta Rika pernah memiliki angkatan bersenjata sebelum Presiden Figueres Ferrer pada 1 Desember 1948 menandatangani undang-undang yang menghapus angkatan bersenjata. Penghapusan militer ini dilakukan setelah terjadi perang saudara yang menewaskan setidaknya 2.000 orang. 

Baca juga: Sungai Terpanjang di Dunia

Kini Kosta Rika hanya memiliki Fuerza Publica atau kepolisian yang bertugas untuk menegakkan hukum, menjaga keamanan negara, mengawasi perbatasan dan tugas-tugas kepolisian lainnya.

Berdasarkan Perjanjian Bantuan Resiprokal Inter-Amerika 1947, jika Kosta Rika diserang negara lain, maka negeri ini bisa meminta bantuan 21 negara termasuk AS, Chile dan Kuba.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Lilis Varwati
Category
Ragam