Forgot Password Register

Headlines

Tersangka Dugaan Makar Eggi Sudjana Resmi Ditahan 20 Hari ke Depan

Tersangka Dugaan Makar Eggi Sudjana Resmi Ditahan 20 Hari ke Depan Politisi PAN Eggi Sudjana (Foto: Pantau.com/Dini Afrianti Efendi)

Pantau.com - Tersangka atas kasus dugaan makar, Eggi Sudjana resmi menjalani masa penahaan selama 20 hari kedepan. Namun meskipun ditahan, Eggi tetap menolak menandatangi berkas penahannya.

"Sekarang sudah menetapkan saya sebagai tahanan untuk 20 haribl ke depan. Tapi saya tidak menandatangani atau saya menolak sebagai ditahan begitu," ucap Eggi di Polda Metro Jaya, Selasa, 14 Mei 2019.

Baca juga: Kuasa Hukum Sebut Eggi Sudjana sebagai Korban Politik

Menurutnya, ada beberapa alasan yang membuat Eggi tak menandatangani surat penahanan dirinya itu. Salah satunya yakni terkait praperadilan yang diajukan tim kuasa hukumnya ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

"Saya sudah ajukan praperadilan, Minggu lalu. Mestinya diproses dulu praperadilan," kata Eggi.

Meski demikian, Sambung Eggi, pihak kepolisian memiliki kewenangan untuk menahan dirinya. Untuk itu, ia menyebut akan mengikuti aturan yang berlaku.

"Kepolisian juga punya kewenangan ya kita ikuti kewenangannya. Saya juga punya kewenangan sebagai advokat dan kita sesuau dengan profesional modern dan terpercaya, saya di sini kita ikuti prosesnya," cetus Eggi.

Eggi Sudjana kini resmi ditangkap penyidik Polda Metro Jaya usai menjalani pemeriksaan kasus dugaan makar atas seruan people power dengan status sebagai tersangka.

Penangkapan terhadap Eggi Sudjana berdasarkan surat penangkapan dengan nomor register B/7608/V/RES.1.24/2019/Ditreskrimum. Selain itu, Eggi Sudjana ditahan dalam kurun waktu 1x24 jam sejak dikeluarkannya surat penangkapan tersebut.

Kasus Eggi Sudjana bermula saat adanya perlaporan ke Bareskrim Polri yang dilakukan oleh Supriyanto, yang mengaku sebagai relawan dari Jokowi-Ma'ruf Center (Pro Jomac), ke Bareskrim Polri pada Jumat (19/4/2019).

Baca juga: Pengacara Eggi Sudjana Minta BPN Jangan Menambah Susah Pihaknya

Laporan Supriyanto telah teregistrasi dengan nomor: LP/B/0391/IV/2019/BARESKRIM tertanggal 19 April 2019 dengan tuduhan penghasutan.

Perkara yang dilaporkan adalah Tindak Pidana Pengaduan Palsu UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 220 KUHP Pencemaran Nama Baik UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 310 KUHP.
   
   
   



Share :
Komentar :

Terkait

Read More