Forgot Password Register

Tim Prabowo Minta Masyarakat Menilai Kenapa Kasus Iklan Rekening Jokowi Dihentikan

Tim Prabowo Minta Masyarakat Menilai Kenapa Kasus Iklan Rekening Jokowi Dihentikan Ferry Juliantono (Foto: Pantau.com/Bagaskara Isdiansyah)

Pantau.com - Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Ferry Juliantono, mengatakan pihaknya masih mempelajari keputusan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) menghentikan laporan iklan Jokowi-Ma'ruf Amin di media cetak.

"Kami masih pelajari dan belum menentukan langkah selanjutnya," ujar Ferry di Jakarta, Kamis (8/11/2018).

Laporan dugaan kampanye di luar jadwal oleh pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin berupa iklan di media cetak dihentikan Gakkumdu yang terdiri atas Kepolisian Kejaksaan dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) karena bukan merupakan tindak pidana pemilu.

Baca juga: Meski Dinilai Bawaslu Melanggar, Kasus Iklan Rekening Jokowi-Ma'ruf Dihentikan Polisi

Namun, terjadi perbedaan pendapat, yakni Bawaslu menyimpulkan iklan di media cetak tersebut merupakan kampanye di luar jadwal sesuai ketentuan Peraturan KPU Nomor 32 Tahun 2018, tetapi Kepolisian dan Kejaksaan menyimpulkan peristiwa yang dilaporkan bukan merupakan tindak pidana pemilu karena KPU belum menetapkan jadwal kampanye di media massa.

"Biarlah nanti masyarakat yang melihat sendiri," ucap Ferry.

Baca juga: Kasus Iklan Rekening Jokowi Dihentikan, Ini Tanggapan Kubu Prabowo-Sandi

Secara terpisah, anggota Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin Eva Kusuma Sundari menilai sebaiknya mematuhi penegak hukum yang berkesimpulan tidak ditemukan tindak pidana pemilu.

"Soal pidana tidak terbukti ngapain dipaksain," ujar Eva.

Menurut dia, apabila Bawaslu tetap ingin memberikan sanksi administratif seperti saran sejumlah pengamat, dinilainya tidak efektif karena tidak ada penegakan hukum.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More