Forgot Password Register

Tim Prabowo-Sandi Kritik Pertemuan IMF-World Bank di Bali

Konpers koalisi Prabowo-Sandi tentang ekonomi (Foto: Pantau.com/Bagaskara Isdiansyah) Konpers koalisi Prabowo-Sandi tentang ekonomi (Foto: Pantau.com/Bagaskara Isdiansyah)

Pantau.com - Tim pakar ekonomi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga menyerukan kepada pemerintah agar mengurangi biaya penyelenggaraan pertemuan tahunan IMF-World Bank yang akan berlangsung Oktober 2018 di Bali. Meeting IMF-World Bank itu dinilai hanya menghambur-hamburkan uang negara.

Untuk itu, dengan dalih penghematan Koalisi Indonesia Adil Makmur dipastikan tidak mengirim delegasinya ke pertemuan tersebut.

Sebelumnya Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto mengumpulkan para ahli ekonomi di kediamannya Jumat malam. Salah satu ekonom yang hadir Rizal Ramli, mengaku heran dengan dana sebesar Rp830 miliar akan dihabiskan untuk pertemuan IMF-Wold Bank itu.

Baca juga: Kata UNICEF, Ini yang Paling Dibutuhkan Korban Gempa-Tsunami Sulteng

"Itu nyaris 70 juta dolar, setahu saya kalau ngadain konferensi internasional cukup 10 juta dolar sudah hebat, mewah, karena tugas penyelenggara nyediain venue, makanan," ujar Rizal saat menggelar jumpa pers di rumah Prabowo di Jalan Kertanegara 4,Jakarta Selatan, Jumat malam (5/10/2018).

"Kami sedih, dalam suasana keprihatinan, bencana di Palu, Lombok, kok semangat jor-joran enggak berhenti, semangat kemewahan luar biasa. Kita negara yang lagi susah, lagi banyak bencana," ungkapnya.

Untuk itu, Rizal meminta pemerintah menghemat berbagai hal yang masih bisa dihemat. Kemudian menurutnya penghematan itu bisa dialihkan untuk penanganan bencana seperti di Palu-Donggala, Sulawesi Tengah.

Baca juga: Fahri Hamzah Persoalkan Proses Penangkapan Ratna Sarumpaet di Bandara Soetta

"Penghematan itu bisa dialihkan untuk membantu rakyat kita di Palu, Donggala, Lombok. Kami tidak akan mengirim perwakilan di pertemuan di Bali sebagai penghematan," pungkasnya.

Sekadar informasi, Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Koalisi Indonesia Adil Makmur (KIAM) mengumpulkan para ahli ekonomi di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara 4, Jakarta Selatan, Jumat malam (5/10/2018) untuk membahas situasi ekonomi bangsa. Tampak para ekonom yang hadir seperti mantan Menko Ekonomi Rizal Ramli, ekonom Fuad Bawazier, hingga ekonom muda Drajat Wibowo.

"Kita telah mengumpulkan beberapa ahli ekonomi terkemuka di Indonesia yang sudah menjadi tim ekonomi kami dari koalisi Indonesia Adil Makmur," kata Prabowo dalam jumpa pers di kediamannya.


Share :
Komentar :

Terkait

Read More