Forgot Password Register

Fahri Hamzah Persoalkan Proses Penangkapan Ratna Sarumpaet di Bandara Soetta

Fahri Hamzah (Foto: Pantau.com/Bagaskara Isdiansyah) Fahri Hamzah (Foto: Pantau.com/Bagaskara Isdiansyah)

Pantau.com - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mempersoalkan proses penangkapan Ratna Sarumpaet di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis malam, 4 Oktober 2018. Menurut kabar yang beredar, Ratna ditangkap saat sudah berada di dalam pesawat Turkish Airline menuju Chile untuk mengahadiri konferensi internasional penulis drama wanita. 

Fahri menilai penangkapan tersebut sudah masuk dalam Internasional Judiridiction atau penanganan hukum internasional seharusnya. Karena Ratna posisinya sudah melewati pengecekan imigrasi.

Baca juga: Sandiaga Siap Dipanggil Polisi Terkait Berita Hoax Ratna Sarumpaet

"Ini pertanyaan bagi ahli hukum ya, kan kita ini harus terus mengonfirmasi kebenaran. Boleh enggak tangkap orang dalam pesawat? Karena itu kan yurisdiksi internasional," kata Fahri, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, (5/10/2018).

Fahri berpendapat bahwa jika ada warga negara yang sudah keluar dari pemeriksaan imigrasi, maka warga tersebut sepenuhnya sudah kewenangan internasional. Apalagi, saat itu Ratna sudah berada di pesawat asing. 

"Jadi waktu anda udah keluar dari imigrasi sebenarnya kewenangannya itu sudah ada di kewenangan internasional, enggak bisa orang ditangkap sembarangan," pungkasnya.

Baca juga: Polisi: Ratna Sarumpaet Bayar Rumah Sakit dengan Rekening Amal Danau Toba

Sekadar informasi sebelumnya aktivis Ratna Sarumpaet diamankan petugas Polda Metro Jaya di Terminal 2B Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis malam, 4 Oktobe 2018. Wanita berusia 70 tahun itu sebelumnya terjerat kasus informasi bohong atau hoaks terkait dugaan penganiayaan yang menimpa dirinya.

Saat diamankan, Ratna disebut akan terbang ke Chile untuk menghadiri suatu acara di Santiago, ibukota Chile.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More