Pantau Flash
Ahsan/Hendra Raih Gelar Juara Dunia 2019
Hasil MotoGP Inggris 2019: Alex Rins Terdepan, Marquez Kedua
Soal Pemindahan Ibu Kota, Kemendagri Sebut Belum Tentukan Letak Pastinya
Putin Perintahkan Kemhan Rusia Balas Uji Coba Peluru Kendali AS
Catat! Ini Janji Menko Luhut Soal Solusi Masalah Sawit Indonesia

Trump: Iran akan Berakhir Jika Ingin Berperang dengan AS!

Trump: Iran akan Berakhir Jika Ingin Berperang dengan AS! Presiden AS, Donald Trump (Foto: Reuters)

Pantau.com - Presiden Donald Trump kembali memperingati Iran agar tidak sesumbar berani mengancam pihaknya, jika tidak ingin berakhir tragis. Seperti diketahui, AS membangun militernya di dekat Iran, dengan dalih keamanan nasional.

Dikutip dari RT, Senin (20/5/2019), tidak jelas apa yang memicu pemimpin AS melakukannya kali ini, karena semua pejabat Iran mengatakan ingin menghindari konfrontasi militer dengan AS.

Baca juga: Trump Nyatakan Amerika Serikat Tidak Ingin Perang dengan Iran

Sebelumnya Komandan Pengawal Revolusi elit, Mayor Jenderal Hossein Salami, bersikeras bahwa Iran hanya menginginkan perdamaian, tetapi tidak takut untuk melawan Amerika.

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei juga meyakinkan bahwa tidak akan ada perang di Teluk Persia. Namun, Iran juga tidak akan terlibat dalam pembicaraan mengenai kesepakatan nuklir baru dengan AS.

Pemerintahan Trump baru-baru ini meningkatkan tekanan terhadap Iran dengan sanksi dan penumpukan militer di dekat perairan teritorialnya. AS dan sekutunya mulai meningkatkan patroli keamanan maritim di perairan internasional Teluk Persia minggu ini setelah Washington meningkatkan armada Kelima.

Baca juga: Duh! Penjualan Mobil AS Loyo, Donald Trump Salahkan Honda Cs

Negara-negara Arab mulai 'meningkatkan patroli keamanan' di Teluk Persia - Armada Kelima AS. Sebuah kelompok serangan kapal induk USS Abraham Lincoln dikerahkan ke Teluk Persia dan pembom B-52 dikirim berpatroli di daerah itu dalam satu langkah untuk mengirim pesan ke Teheran.

Ketegangan di kawasan itu meningkat setelah AS mulai membangun kehadiran militernya dengan lokasi "sejumlah indikasi dan peringatan yang merisaukan dan meningkat" yang datang dari pihak Iran. Sejauh ini belum terungkap apa yang menyebabkan eskalasi, dengan berbagai laporan media menyarankan versi dari kesalahpahaman ke pengaruh Israel.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta
Category
Internasional

Berita Terkait: