Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Iran Ancam Buat Donald Trump Menyesal atas Serangan Militer AS dan Israel

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Iran Ancam Buat Donald Trump Menyesal atas Serangan Militer AS dan Israel
Foto: (Sumber : Arsip foto - Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Ali Larijani memberikan pernyataan di Beirut, Lebanon, pada 15 November 2024. ANTARA/Xinhua/Str..)

Pantau - Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, pada Kamis 12 Maret menyatakan Iran akan membuat Presiden Amerika Serikat Donald Trump membayar atas agresi militer terhadap negaranya di tengah konflik yang meningkat di kawasan Timur Tengah.

Pernyataan tersebut disampaikan Larijani melalui media sosial X sebagai respons terhadap konflik militer yang melibatkan Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.

Ia menulis, "Trump mengatakan dia mencari kemenangan cepat. Meskipun memulai perang itu mudah, perang tidak dapat dimenangkan hanya dengan beberapa cuitan. Kami tidak akan menyerah sampai membuat Anda menyesal atas kesalahan perhitungan yang serius ini", tulisnya.

Pernyataan itu merupakan tanggapan langsung terhadap komentar Donald Trump sehari sebelumnya mengenai kondisi Iran dalam konflik yang sedang berlangsung.

Pada Rabu 11 Maret, Trump menyatakan Iran "hampir berada di ujung jalan".

Trump juga mengancam akan menghancurkan kapasitas listrik Iran dalam waktu satu jam.

Meski demikian, ia menyatakan harapannya agar langkah tersebut tidak perlu dilakukan.

Konflik meningkat setelah Iran melancarkan serangan balasan terhadap wilayah Israel serta target militer Amerika Serikat di Timur Tengah.

Serangan balasan tersebut dilakukan sebagai respons atas operasi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel yang dimulai pada 28 Februari.

Pada hari pertama operasi militer tersebut, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dilaporkan gugur.

Serangan militer tersebut juga dilaporkan menghantam sebuah sekolah perempuan di wilayah selatan Iran.

Serangan terhadap sekolah itu menyebabkan hampir 200 siswi meninggal dunia.

Pemerintah Iran memperkirakan total korban tewas akibat serangan militer Amerika Serikat dan Israel telah mencapai lebih dari 1.200 orang.

Informasi mengenai peristiwa tersebut dilaporkan oleh Sputnik dan RIA Novosti.

Penulis :
Ahmad Yusuf