Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Iran Akan Jadikan Sekolah Putri Korban Serangan Bom sebagai Museum Peringatan

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Iran Akan Jadikan Sekolah Putri Korban Serangan Bom sebagai Museum Peringatan
Foto: (Sumber : Warga berkumpul untuk upacara pemakaman massal bagi siswa dan staf yang tewas dalam serangan AS-Israel terhadap sebuah sekolah di Minab, provinsi Hormozgan selatan Iran, (3/3/2026). Kantor Berita Mehr/Handout via Xinhua..)

Pantau - Pemerintah Iran akan menjadikan sekolah putri yang terkena serangan bom di kota Minab, Iran selatan, sebagai monumen peringatan bagi para korban agresi Amerika Serikat dan Israel.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri Warisan Budaya dan Pariwisata Iran Ali Darabi pada Kamis (12 Maret).

Sekolah tersebut menjadi salah satu lokasi yang terkena serangan pada hari pertama Operasi Epic Fury yang merupakan operasi gabungan Amerika Serikat dan Israel.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa sedikitnya 171 siswi tewas akibat serangan tersebut.

Perserikatan Bangsa-Bangsa juga menyerukan adanya pertanggungjawaban atas serangan mematikan tersebut.

Sekolah Akan Dijadikan Museum Peringatan

Laporan media New York Times menyebutkan bahwa sekolah tersebut terkena rudal Tomahawk milik Amerika Serikat.

Ali Darabi mengatakan, "Kompleks ini akan menjadi 'Museum Peringatan Para Martir Siswa' untuk melestarikan kenangan mereka."

Pemerintah Iran berencana menjadikan lokasi tersebut sebagai tempat peringatan bagi para korban yang meninggal dalam serangan tersebut.

Konflik Memanas di Timur Tengah

Sebelumnya pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap berbagai target di Iran termasuk di ibu kota Teheran.

Serangan tersebut menyebabkan kerusakan besar serta menewaskan banyak korban sipil.

Dalam serangan itu Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei juga dilaporkan tewas.

Iran kemudian membalas dengan melancarkan serangan terhadap wilayah Israel serta fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Amerika Serikat dan Israel awalnya menyatakan bahwa serangan tersebut merupakan tindakan pencegahan terhadap ancaman yang dianggap berasal dari program nuklir Iran.

Namun kemudian mereka juga menegaskan bahwa tujuan dari operasi tersebut adalah untuk mendorong perubahan kekuasaan di Iran.

Penulis :
Aditya Yohan