Forgot Password Register

Trump: Memalukan NSA Hapus 685 Juta Panggilan Telepon dan Pesan Singkat

Trump: Memalukan NSA Hapus 685 Juta Panggilan Telepon dan Pesan Singkat Presiden AS Donald Trump. (Foto: Reuters/Leah Millis)

Pantau.com - Presiden Donald Trump menyatakan Badan Keamanan Nasional (NSA) karena diduga telah menyadap data telepon dan pesan singkat secara ilegal.

"Wow! NSA telah menghapus 685 juta panggilan telepon dan pesan teks. Pelanggaran privasi?" kata Trump yang dikutip dari Wahington Post, Kamis (5/7/2018).

Baca juga: Trump: Obama Naturalisasi 2500 Warga Iran Bagian Kesepakatan Nuklir 2015

Trump mengatakan, atas kejadian tersebut NSA mengakui jika ada kesalahan sistem. Menurutnya, hal itu sangat tidak pantas disampaikan sekelas badan yang mengurusi keamanan negara.

“Mereka menyalahkan ketidakberesan teknis. Sungguh memalukan. Perburuan Penyihir berlanjut!," tegasnya.

Baca juga: Terancam Hukuman Seumur Hidup, Ini Pernyataan Tak Terduga Najib Razak

Trump adalah pendukung kuat otoritas kontraterorisme yang kuat. Tidak jelas apa yang memprovokasi tweetnya. Berita tentang NSA menghapus catatannya adalah beberapa hari yang lalu.

"Ini mengganggu bahwa Presiden tampaknya mendapatkan informasi dari televisi kabel dan bukan dari para ahli intelijennya sendiri," kata Rachel Cohen, juru bicara Sen. Mark R. Warner (D-Va.), Wakil ketua Senat Intelijen Komite, yang mengawasi NSA.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More