Pantau Flash
Marquez Persembahkan Treble Crown untuk Lorenzo
Sesmenpora: Tidak Mungkin Indonesia Juara Umum Sea Games
Parah! Oknum Satpol PP Bobol Bank DKI Sejak Mei dengan Kerugian Rp32 Miliar
Indonesia Alami 3271 Kali Bencana Alam Selama Tahun 2019
Gali Septic Tank, Buruh Bangunan di Papua Temukan Ratusan Amunisi Artileri

Wali Kota Kena OTT KPK, Warga Medan Mengaku Kaget

Wali Kota Kena OTT KPK, Warga Medan Mengaku Kaget Gedung KPK. (Foto: Pantau.com/Yusuf Fadillah)

Pantau.com - Sejumlah warga Kota Medan mengaku kaget dengan ditangkapnya Wali Kota Medan Dzulmi Eldin oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui operasi tangkap tangan Rabu dini hari di Medan.

"Kaget juga mendengarnya. Kok bisa ya, padahal selama ini tidak pernah terdengar ada masalah dengannya," kata Rahman, salah seorang warga Medan saat ditemui, Rabu (16/10/2019).

Baca Juga: KPK Amankan Uang Rp200 Juta Terkait OTT Wali Kota Medan

Ia menilai, apa yang terjadi pada Wali kota Medan itu menjadi pelajaran bagi semua pihak terutama para pejabat agar menjalankan tugasnya sesuai dengan peraturan yang berlaku.

"Jalankan amanah dengan baik. Kalau semua dikerjakan sesuai peraturan yang berlaku, tentunya akan baik-baik saja," ungkapnya.

Zulfahmi, warga Kota Medan lainnya mengatakan, apa yang terjadi pada Wali Kota Medan itu jangan sampai mengganggu jalannya roda pemerintahan di Kota Medan.

"Semua harus berjalan dengan seperti biasanya, toh ada wakilnya yang bisa menjalankan apa yang menjadi tanggungjawabnya sebagai kepala daerah," kata Zulfahmi.

Sebelumnya KPK dalam OTT tersebut juga mengamankan barang bukti sekitar Rp200 juta.

"Uang yang diamankan lebih dari Rp200 juta. Diduga praktik setoran dari dinas-dinas sudah berlangsung beberapa kali, tim sedang mendalami lebih lanjut," ucap Juru Bicara KPK Febridiansyah di Jakarta, Rabu.

Dari OTT yang dilakukan Selasa (15/10) malam sampai Rabu (16/10) dini hari di Medan, total tujuh orang yang diamankan terdiri dari unsur kepala daerah/wali kota, kepala dinas PU, protokoler, ajudan wali kota, dan swasta.

Baca Juga: Kepala Daerah Kena OTT Lagi, Mendagri Sedih dan Prihatin

Saat ini, Wali Kota Medan sedang dalam perjalanan menuju gedung KPK, Jakarta untuk menjalani pemeriksaan.

Sesuai KUHAP, KPK mempunyai waktu maksimal 24 jam untuk menentukan status hukum perkara dan orang-orang yang ditangkap tersebut.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Bagaskara Isdiansyah
Category
Nasional

Berita Terkait: