Forgot Password Register

Wali Kota Pasuruan dan Tiga Tersangka OTT Langsung Ditahan KPK

Wali Kota Pasuruan Setiyono di KPK (Foto: Pantau.com/Lilis Varwati) Wali Kota Pasuruan Setiyono di KPK (Foto: Pantau.com/Lilis Varwati)

Pantau.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan empat orang tersangka yang terjaring dalam operasi tangkap tangan di Pasuruan, Jawa Timur. Empat orang tersebut di antaranya Wali Kota Pasuruan periode 2016-2021 Setiyono (SET), staf Kelurahan Purutrejo Wahyu Tri Hardianto (WTF), Plh Kadis PU Pasuruan Dwi Fitri Nurcahyo (DFN), dan swasta pihak perwakilan perusahaan CV M, Muhammad Basir (MB).

"Tersangka MB ditahan di Rutan Polres Metro Jakarta Selatan, WTF dan DFN ditahan di Rutan Polres Metro Jakarta Pusat, dan SET ditahan di Rutan cabang KPK di Pomdam Jaya Guntur," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (5/10/2018). 

Baca juga: KPK Tetapkan Walikota dan Tiga Lainnya Jadi Tersangka dalam OTT Pasuruan

Febri menambahkan keempatnya ditahan selama 20 hari pertama hingga 25 Oktober 2018. 

"Terhadap empat tersangka dalam kasus Pasuruan dilakukan penahanan selama 20 hari pertama," ucapnya. 

Sebelumnya KPK melakukan operasi tangkap tangan di Pasuruan, Jawa Timur pada Kamis, 4 Oktober 2018. Pada operasi senyap tersebut KPK mengamankan tujuh orang, empat di antaranya dibawa ke Gedung KPK di Jakarta dan dijadikan tersangka. 

Baca juga: KPK Tahan Tiga Tersangka OTT Ambon Selama 20 Hari

Dalam kasus ini Setiyono diduga menerima suap dari pihak perwakilan perusahaan CV. M, Muhammad Basir. Ada kesepakatan komitmen fee rata-rata antara 5 sampai 7 persen untuk proyek bangunan dan proyek pengairan. Komitmen yang disepakati untuk  Wali Kota dari proyek PLUT UMKM ini adalah sebesar 10 persen dari nilai HPS yaitu sebesar Rp 2.297.464.000, ditambah satu persen untuk pokja. 

Share :
Komentar :

Terkait

Read More