Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Ekonom Sayangkan 3 Cawapres Tak Dalami Penguatan Daya Beli Masyarakat

Oleh Khalied Malvino
SHARE   :

Ekonom Sayangkan 3 Cawapres Tak Dalami Penguatan Daya Beli Masyarakat
Foto: Debat cawapres. (ANTARA)

Pantau - Ekonom Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda menyayangkan perdebatan para calon wakil presiden (cawapres) mengenai target pertumbuhan ekonomi yang tidak mendalami upaya penguatan daya beli masyarakat.

“Secara pembentuk produk domestik bruto (PDB), yang paling besar pembentuknya adalah konsumsi rumah tangga. Namun, sangat disayangkan fokusnya bukan bagaimana ke penguatan daya beli masyarakat,” kata Huda dilansir dari ANTARA, Sabtu (23/12/2023).

Namun, ia mengapresiasi para cawapres yang membawa pembahasan Incremental Capital Output Ratio (ICOR) ke panggung debat.

ICOR merupakan rasio antara tambahan modal yang dibutuhkan untuk menghasilkan tambahan keluaran atau output. ICOR yang tinggi menunjukkan bahwa investasi di suatu negara membutuhkan biaya yang besar.

Calon wakil presiden nomor urut 3 Mohammad Mahfud MD mengatakan bahwa cawapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyimpang dari rumus soal target pertumbuhan ekonomi, terutama terkait ICOR.

Dia mengkritik target ICOR yang dikejar oleh pasangan Anies Baswedan-Muhaimin sebesar 4 sampai 5 poin, sementara pertumbuhan ekonomi sebesar 5,5 sampai 6,5 persen per tahunnya, padahal seharusnya mereka bisa mengejar target pertumbuhan ekonomi hingga 7 persen.

Sementara itu, Cak Imin menimpali bahwa pihaknya lebih mengedepankan target yang realistis agar tidak membebani proses pembangunan di masa depan. Adapun Huda berpendapat memang perlu adanya dorongan ekstra untuk bisa menekan angka ICOR.

“ICOR yang tinggi tadi dibahas dan itu bagus karena ICOR kita menyentuh level 6,7. Perlu dorongan ekstra untuk bisa menekan ICOR ke angka 4-5 poin,” jelas dia.

Dia juga mendukung upaya pemberantasan korupsi yang disampaikan oleh Mahfud MD. Menurut dia, upaya tersebut dapat turut membantu mengatasi masalah ICOR.

Penulis :
Khalied Malvino