HOME  ⁄  Ekonomi

KAI Catat Lebih dari 4 Juta Penumpang Selama Angkutan Lebaran 2025

Oleh Pantau Community
SHARE   :

KAI Catat Lebih dari 4 Juta Penumpang Selama Angkutan Lebaran 2025
Foto: Lonjakan penumpang kereta api terjadi pasca-Lebaran, KAI layani lebih dari 4 juta pelanggan selama musim mudik.

Pantau - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat telah melayani sebanyak 4.127.013 pelanggan selama masa Angkutan Lebaran Idul Fitri 2025/1446 Hijriah, yang berlangsung dari 21 Maret hingga 8 April 2025.

"Hingga 8 April 2025 pukul 24.00 WIB, total sebanyak 4.127.013 pelanggan telah dilayani oleh KAI untuk perjalanan menggunakan KA Jarak Jauh (KA JJ) maupun KA Lokal," kata Vice President Public Relations KAI Anne Purba.

Tingginya antusiasme masyarakat untuk menggunakan moda transportasi kereta api terutama terlihat setelah Hari Raya Idul Fitri yang jatuh pada 31 Maret 2025.

Total tiket yang telah terjual sebanyak 4.522.135 lembar atau setara dengan 98 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan selama masa angkutan.

"Rinciannya, 3.786.534 tiket KAJJ terjual dengan tingkat okupansi 110 persen dan 735.601 tiket KA Lokal dengan okupansi 64 persen," ujarnya.

Lonjakan Penumpang dan Penambahan Layanan

Untuk merespons lonjakan penumpang, KAI menambah kapasitas di luar Rencana Operasi Angkutan Lebaran dengan menghadirkan enam perjalanan KA tambahan yang menyediakan 28.084 tempat duduk, terdiri dari 20.664 seat kelas Eksekutif dan 7.420 seat kelas Ekonomi.

Selain itu, KAI juga memperpanjang rangkaian kereta atau menambah stamformasi yang menambah kapasitas tempat duduk sebanyak 14.876, terdiri dari 9.274 seat dari KAI reguler dan 5.602 seat dari KAI Wisata.

Volume pelanggan meningkat tajam setelah Lebaran. Pada 31 Maret tercatat 186.390 penumpang, kemudian naik menjadi 252.898 orang pada 1 April, 274.313 orang pada 2 April, dan 274.157 penumpang pada 3 April.

Anne menjelaskan lonjakan tersebut terjadi karena arus balik dan masa libur pasca-Lebaran dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata dan bersilaturahmi.

Segmen Kereta Wisata seperti Kereta Panoramic, Kereta Luxury, dan Kereta Compartement juga mencatat peningkatan signifikan.

Pada 31 Maret tercatat 883 penumpang Kereta Wisata, kemudian meningkat menjadi 1.225 penumpang pada 1 April, 1.492 penumpang pada 3 April, dan 1.483 penumpang pada 6 April.

"Meningkatnya jumlah penumpang KAI Wisata menunjukkan bahwa kereta api tidak hanya berfungsi sebagai moda transportasi, tapi juga menjadi bagian dari pengalaman wisata itu sendiri. Kami senang masyarakat mulai menjadikan kereta sebagai bagian dari rencana liburan mereka," beber Anne.

Kota-kota tujuan favorit masyarakat untuk berlibur menggunakan KA antara lain Yogyakarta, Solo, Semarang, Bandung, dan Malang, yang dikenal memiliki banyak destinasi wisata budaya, alam, dan kuliner.

KAI memastikan bahwa seluruh penambahan layanan tetap mengutamakan prinsip keselamatan, kenyamanan, dan ketepatan waktu.

Kesiapan sumber daya manusia, sarana dan prasarana, serta layanan pelanggan di stasiun maupun di atas kereta menjadi kunci dalam mengelola peningkatan volume penumpang selama masa Angkutan Lebaran.

Penulis :
Pantau Community