
Pantau - Kementerian Keuangan berencana memperluas pembangunan rumah susun (rusun) khusus bagi pegawai di Denpasar, Bali, untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal yang terus meningkat.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan rencana tersebut saat meninjau rusun aparatur sipil negara (ASN) Kemenkeu di Denpasar pada Jumat (5/12/2025).
"Kami akan bangun, paling tidak satu atau dua tower lagi," ujarnya.
Desain Kamar Diminta Lebih Luas, Kebutuhan ASN Tetap Prioritas
Menurut Purbaya, perluasan rusun mempertimbangkan dua hal utama, yaitu kebutuhan pegawai dan ketersediaan lahan di wilayah sekitar.
Meski belum mengungkapkan rincian anggaran maupun waktu pengerjaan proyek, Menkeu meminta agar desain kamar di bangunan baru nanti dibuat lebih luas dari ukuran saat ini.
Saat ini, luas kamar rusun yang tersedia adalah 36 meter persegi.
"Kalau untuk keluarga ukuran 36 (meter persegi) mungkin pas-pasan. Kalau anaknya sudah besar, sudah tidak bisa belajar di sana. Jadi saya minta nanti dinaikkan sedikit ukuran yang lebih besar," jelasnya.
Terkait kemungkinan pembukaan rusun untuk warga non-ASN Kemenkeu, Purbaya menegaskan bahwa kebutuhan internal tetap menjadi prioritas.
"Kami lihat Kemenkeu masih butuh atau tidak. Kalau masih ada pegawai Kemenkeu yang belum dapat tempat tinggal di sini, kan untuk pegawai Kemenkeu dulu, nanti kami lihat seperti apa pertimbangan ke depan," pungkasnya.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








