Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Rupiah Melemah ke Rp16.873 per Dolar AS Dipicu Sikap Hawkish The Fed

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Rupiah Melemah ke Rp16.873 per Dolar AS Dipicu Sikap Hawkish The Fed
Foto: (Sumber: Ilustrasi - Petugas menunjukan uang pecahan dolar AS dan rupiah di Bank BSI, Jakarta. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/Spt/am/pri.)

Pantau - Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan di Jakarta pada Selasa bergerak melemah sebesar 18 poin atau 0,11 persen ke posisi Rp16.873 per dolar Amerika Serikat.

Posisi tersebut melemah dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di level Rp16.855 per dolar Amerika Serikat.

Faktor Kebijakan Suku Bunga AS

Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong menyampaikan pelemahan rupiah dipengaruhi pernyataan hawkish pejabat The Fed terkait kebijakan suku bunga.

“Rupiah diperkirakan masih akan melemah terhadap dolar AS yg rebound merespons pernyataan hawkish pejabat The Fed William (Presiden The Fed New York John Williams) yang mengisyaratkan bahwa The Fed tidak perlu buru-buru menurunkan suku bunga,” ungkap Lukman Leong kepada ANTARA di Jakarta.

William menyampaikan bahwa suku bunga Amerika Serikat saat ini telah sesuai dengan kondisi sektor pekerjaan dan inflasi.

Kondisi tersebut membuat pemotongan suku bunga dinilai belum perlu dilakukan dalam waktu dekat.

Prospek Pergerakan Rupiah

Dolar Amerika Serikat berpotensi menguat seiring data inflasi Amerika Serikat yang diperkirakan mengalami kenaikan.

“Inflasi inti diperkirakan naik dari 2,6 persen menjadi 2,7 persen, sedangkan inflasi dasar tetap bertahan di 2,7 persen,” ujar Lukman Leong.

Penguatan dolar Amerika Serikat tersebut berpotensi memberikan tekanan lanjutan terhadap nilai tukar rupiah.

Berdasarkan sejumlah faktor tersebut, rupiah diprediksi bergerak di kisaran Rp16.800 hingga Rp16.900 per dolar Amerika Serikat.

Penulis :
Ahmad Yusuf