Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Pemerintah Serap Rp12 Triliun dari Lelang Sukuk, Penawaran Tembus Rp55 Triliun

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pemerintah Serap Rp12 Triliun dari Lelang Sukuk, Penawaran Tembus Rp55 Triliun
Foto: (Sumber: Ilustrasi - Warga mencari informasi mengenai Surat Berharga Negara (SBN) jenis Sukuk Tabungan Seri ST014 di Semarang, Jawa Tengah, Senin (14/4/2025). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc/pri.)

Pantau - Pemerintah berhasil menyerap dana sebesar Rp12 triliun dari lelang delapan seri Surat Berharga Negara Syariah (SBSN) atau sukuk yang dilaksanakan pada Senin, 13 Januari 2025.

Penawaran Tinggi, PBS030 Jadi Seri Terfavorit

Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan menyampaikan bahwa total penawaran yang masuk dalam lelang kali ini mencapai Rp55,26 triliun.

Serapan dana terbesar berasal dari seri PBS030 (pembukaan kembali), dengan rincian sebagai berikut:

  • Dana dimenangkan: Rp4,15 triliun
  • Penawaran masuk: Rp8,64 triliun
  • Imbal hasil rata-rata tertimbang: 5,15938 persen
  • Jatuh tempo: 15 Juli 2028

Selain PBS030, seri lainnya yang mendapat respons tinggi adalah SPNS12102026 (penerbitan baru):

  • Dana diserap: Rp3 triliun
  • Penawaran masuk: Rp10,08 triliun
  • Imbal hasil rata-rata tertimbang: 4,50000 persen
  • Jatuh tempo: 12 Oktober 2026

Rincian Lelang Tujuh Seri SBSN Lainnya

Berikut rincian hasil lelang untuk enam seri SBSN lainnya:

PBS040 (pembukaan kembali):

  • Dana diserap: Rp1,1 triliun
  • Penawaran masuk: Rp5,93 triliun
  • Imbal hasil: 5,50835 persen
  • Jatuh tempo: 15 November 2030

SPNS10022026 (pembukaan kembali):

  • Dana dimenangkan: Rp1 triliun
  • Penawaran masuk: Rp6,35 triliun
  • Imbal hasil: 4,30000 persen
  • Jatuh tempo: 16 Februari 2026

SPNS13072026 (pembukaan kembali):

  • Dana dimenangkan: Rp1 triliun
  • Penawaran masuk: Rp10,4 triliun
  • Imbal hasil: 4,45000 persen
  • Jatuh tempo: 13 Juli 2026

PBS038 (pembukaan kembali):

  • Dana diserap: Rp750 miliar
  • Penawaran masuk: Rp5,41 triliun
  • Imbal hasil: 6,67861 persen
  • Jatuh tempo: 15 Desember 2049

PBSG002 (pembukaan kembali):

  • Dana diserap: Rp600 miliar
  • Penawaran masuk: Rp4,55 triliun
  • Imbal hasil: 6,01810 persen
  • Jatuh tempo: 15 Oktober 2033

PBS034 (pembukaan kembali):

  • Dana diserap: Rp400 miliar
  • Penawaran masuk: Rp3,9 triliun
  • Imbal hasil: 6,34536 persen
  • Jatuh tempo: 15 Juni 2039
Penulis :
Ahmad Yusuf