Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Antisipasi Lonjakan Libur Isra Mikraj, Pertamina Tambah 133.000 Tabung LPG Subsidi di Bali

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Antisipasi Lonjakan Libur Isra Mikraj, Pertamina Tambah 133.000 Tabung LPG Subsidi di Bali
Foto: (Sumber: Petugas mengatur stok LPG subsidi ukuran tiga kilogram yang siap disalurkan ke agen dan pangkalan di Denpasar, Bali, Jumat (16/1/2026) ANTARA/HO-Pertamina Patra Niaga)

Pantau - Pertamina Patra Niaga menambah sekitar 133.000 tabung LPG bersubsidi di Provinsi Bali untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi selama libur panjang Isra Mikraj yang bertepatan dengan akhir pekan.

"Stok bahan bakar minyak (BBM) dan LPG dipastikan aman tercukupi dan seluruh infrastruktur telah disiagakan", ungkap Manager Komunikasi, Relasi, dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus), Ahad Rahedi.

Tambahan alokasi tersebut setara dengan sekitar 50 persen dari rata-rata penyaluran harian LPG 3 kilogram, dan berada di luar penyaluran reguler.

Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipatif menghadapi lonjakan permintaan selama libur nasional dan untuk menjaga kenyamanan masyarakat dalam mengakses energi.

Imbauan Hindari Panic Buying, Gunakan LPG Sesuai Peruntukannya

Ahad Rahedi mengimbau masyarakat agar membeli LPG subsidi di pangkalan resmi sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Bali sebesar Rp18.000 per tabung, berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Bali Nomor 63 Tahun 2022.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying, karena pasokan LPG dan BBM dalam kondisi aman.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak membeli produk secara berlebihan, terutama LPG. Masyarakat jangan mudah terpancing atas informasi yang belum tentu kebenarannya, jangan sampai kekhawatiran masyarakat dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab", tegasnya.

Masyarakat juga diajak untuk menggunakan LPG sesuai peruntukannya.

LPG 3 kilogram merupakan produk subsidi yang ditujukan bagi masyarakat kurang mampu.

Sementara itu, masyarakat mampu diharapkan untuk menggunakan LPG non subsidi seperti bright gas.

Sebagai informasi, kuota LPG subsidi untuk Bali pada tahun 2025 sebesar 231.192 metrik ton, dengan rata-rata penyaluran bulanan 19.835 metrik ton atau sekitar 798 metrik ton per hari, setara dengan 266.000 tabung.

Distribusi LPG dilakukan melalui 123 agen yang menyalurkan ke sekitar 5.000 pangkalan di seluruh Bali.

Penulis :
Ahmad Yusuf